Kakanwil Kemenag Sumsel Lepas Keberangkatan Kloter 3

Foto : Humas Kemenag Sumsel

KBRN, Palembang : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan melepas secara resmi keberangkatan jamaah calon haji (JCH) kloter ketiga. Acara berlangsung di aula asrama haji embarkasi Palembang, Senin (27/6/2022) pagi.

Dilansir dari Humas Kemenag Sumsel, Jamaah kloter ketiga ini merupakan rombongan yang berasal dari kota Palembang, Kota Pagaralam, dan kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kakanwil berpesan agar jamaah Dhuyufurrahman untuk kembali menata niat.

"Ditata kembali niatnya ke tanah suci ini untuk beribadah, untuk melaksanakan rukun islam yang kelima. Menyempurnakan keislaman kita. Niat kita ke tanah suci ini ibadah. Tidak ada yang lain-lain," ujar Syafitri.

Kepada jamaah haji Indonesia, Kakanwil Syafotri mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan karena cuaca panas di Saudi.

"Saya berharap Bapak Ibu sekalian menjaga kesehatan. Sering-sering minum air putih, vitamin jangan lupa diminum," imbuhnya.

Selain itu Syafitri juga mengimbau jamaah untuk membatasi kegiatan di luar ibadah.

"Hanya lakukan kegiatan ibadah. Dan kegiatan di luar ibadah, seperlunya. Saya berharap ini benar-benar diperhatikan Bapak Ibu sekalian, agar selama pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan lancar, dan (bisa) melaksanakan semua syarat dan rukun haji," katanya.

Diingatkan pula agar para Dhuyufurrahman tidak segan-segan untuk bertanya kepada petugas bila mengalami kendala selama pelaksanaan ibadah haji.

"Jangan segan-segan bertanya kepada petugas bila mengalami kendala. Karena Kementerian Agama sudah menugaskan banyak sekali petugas di sana untuk membantu Bapak Ibu sekalian," ungkapnya.

Petugas yang disiapkan, lanjut Syafitri, meliputi pendamping kloter dan petugas yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji, tiap kloter disertai empat orang petugas yang terdiri dari satu orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), satu orang Tim Pembimbing Ibadah haji Indonesia ( TPIHI), serta dua orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

"Semua ini disiapkan untuk membantu para jamaah dalam pelaksanaan ibadah agar lancar," katanya.

Terakhir, ia mengajak bersama-sama berdoa agar ibadah haji jamaah Indonesia diterima oleh Allah SWT. "Sepulangnya kita dari ibadah haji ini dapat menjadi haji dan hajjah mabrur mabrurah," pesannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar