Gratis, Dirikan Perseroan Perorangan (PP) di Sriwijaya Expo 2022

KBRN, Palembang : Bagi pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) yang ingin melegalkan usahanya berbadan hukum dapat mendaftar Perseroan Perorangan (PP) secara gratis.

Pendaftaran PP bisa dilakukan di stan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) pada Kegiatan Sriwijaya Expo 2022 yang berlokasi di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Untuk 10 pendaftar pertama setiap harinya selama berlangsungnya Sriwijaya Expo 2022 tidak dipungut biaya, namun diluar itu pendaftar hanya dikenakan biaya sebesar Rp50 ribu.

“Dalam kegiatan Sriwijaya Expo 2022 yang berlangsung dari tanggal 2-6 Juli 2022, masyarakat dapat mengunjungi booth Ditjen AHU untuk mendapatkan konsultasi gratis maupun melakukan pendaftaran Perseroan Perorangan secara langsung,” ujar Letianingtyas Wahyudanti, Humas Ditjen AHU melalui Subkoordinator Hukum Humaniter, Ardiansah Hariwardana ditemui RRI, Senin (4/7/2022).

Perseoran Peoorangan (PP) sendiri merupakan badan hukum Perseroan Terbatas turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja yang prosesnya tidak memerlukan akta notaris dan tanpa modal minimal.

Ardiansah menambahkan kelengkapan surat untuk mendaftar cukup dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan NPWP.

Sementara itu, Inayah, pemilik usaha fashion di Palembang yang sengaja datang ke stand Ditjen AHU mengaku baru saja mendafarkan usahanya.

Banyaknya keuntungan yang didapatkan menjadi alasan dirinya mendirikan Perseroan Perorangan.

“Jelas nanti akan banyak keutungan, misalnya untuk permodalan atau saat mau kirim produk ke luar negeri,” katanya.

Selain pendaftaran PP, masyarakat juga memanfaatkan layanan Apostille.

Melalui layanan Apostille, legalisasi dokumen publik dapat dilakukan hanya dengan satu langkah melalui Kemenkumham selaku competent authority.

Ada 66 jenis dokumen publik yang bisa langsung digunakan di lebih dari 120 Negara Pihak Konvensi Apostille, sehingga dapat mendukung lalu lintas dokumen publik antarnegara menjadi lebih cepat.

“Disini kamu juga membuka layanan pendaftaran Apostille dengan biayanya Rp150 ribu,” pungkas Ardiansah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar