Kakorlantas Polri Resmikan ETLE di Sumsel

Ka Korlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meresmian ETLE Tahap dua di Sumsel, (Foto : Humas Kemenkumham Sumsel)
Kakanwil Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto menghadiri launching ETLE di Sumsel (Foto : Humas Kemenkumham Sumsel)

KBRN, Palembang : Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meresmikan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi tahap dua untuk wilayah se-Sumsel, Jumat (1/7/2022).

Launching ETLE yang berlangsung di Gedung Utama Polda Sumsel tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Harun Sulianto.

Kepala Korlantas Polri, Firman Shantyabudi mengatakan, ETLE memiliki aplikasi teknologi Face Recognation yang terkoneksi langsung dengan perangkat Ditjen Dukcapil Kemendagri dan Inafis Mabes Polri.

"Selain bisa merekam semua aktivitas pergerakan kendaraan bermotor guna mempermudah penindakkan, kamera ETLE ini bisa mendeteksi wajah dari pelaku tindak kejahatan." jelas Firman.

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto menambahkan, pemanfaatan TI terus dikembangkan Polda Sumsel sebagai instrumen dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Sebagaimana telah disampaikan bapak Korlantas bahwa pimpinan daerah di Sumsel beserta perangkatnya semangat ingin menjadikan daerahnya menjadi smart city. Sekali lagi kami mengapresiasi kepada Bapak Gubernur dan Forkopimda atas dukungannya sehingga saat ini telah terpasang 64 titik kamera,” ujar Kapolda.

Dilansir dari portal resmi Kemenkumham Sumsel, pada HUT Bhayangkara ke -76, Kapolda Sumsel juga memberikan penghargaan kepada 17 Bupati/Walikota se-Sumsel atas dukungan hibah anggaran pengembangan ETLE Nasional Presisi di provinsi ini.

Dibagian lain, saat menhadiri launscih ETLE tersebut, Kakanwil Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto mengatakan, mendukung implementasi ETLE sebagai upaya menekan jumlah pelaku pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan.

"Melalui penyuluhan hukum, Kemenkumham akan mengambil peran dalam memberikan kesadaran hukum kepada masyarakat mengenai undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan." kata Harun.

Inovasi ini juga diapresiasi Gubernur Sumsel Herman Deru yang hadir pada peresmian ETLE tersebut.

“Saya mengapresiasi dengan penuh rasa bangga, namun harus ditegaskan bahwa ini bukan cara untuk menghukum masyarakat, PR kita tentu harus lebih banyak turun ke masyarakat untuk memberikan literasi hukum termasuk memantau dimensi, overloading kendaraan,” kata Herman Deru.

Launching ini juga dihadiri Pangdam II Sriwijaya, serta 17 kepala daerah Kabupaten/Kota se Sumsel yang sekaligus melakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait penegakan hukum lalu lintas dan angkutan jalan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar