Aksi Galang Bantuan oleh Komunitas di Palangka Raya Bagi Korban Banjir Kalsel

KBRN, Palangka Raya : Bencana banjir yang dialami warga Kalimantan Selatan mendatangkan rasa kepedulian antar sesama. Selain pemerintah daerah, warga Palangka Raya melalui organisasi masing-masing melakukan upaya menggalang bantuan. Beberapa komunitas masyarakat bahkan mengumpulkan bantuan di sekitar lampu lalu lintas. Salah satunya komunitas Fans of Rhoma Irama dan Soneta Group (FORSA) Kota Palangka Raya yang membuka posko di sekitar lampu merah Jalan Yos Sudarso.

Wakil Ketua DPC FORSA Kota Palangka Raya, Anang, mengatakan selain bantuan uang, pihaknya menerima pakaian bekas layak pakai, obat-obatan dan air mineral. Setelah terkumpul, bantuan akan langsung disalurkan ke Kalimantan Selatan didampingi DPC FORSA Kota Banjarmasin.

“Kami di sini sekitar jam 11.00-14.00. Jadi penggalangan dana ini untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir di Kalsel. Rencana kalau kami dapat ijin dari Dinsos cuma diberi 3 hari. Mungkin besok terakhir,” tuturnya kepada RRI, Rabu (20/1/2021).

Anang menuturkan pada hari pertama penggalangan dana terkumpul uang sebanyak 4 juta rupiah lebih. Menurutnya, setelah selesai melakukan penggalangan dana di hari ketiga total uang dan barang yang terkumpul akan dilaporkan ke Dinas Sosial Kota Palangka Raya.

Di sekitar lampu lalu lintas jalan Imam Bonjol arah Bundaran Kecil Palangka Raya, sekelompok warga yang tergabung dalam Relawan Gabungan Palangka Raya Rescue juga melakukan aksi penggalangan dana.

Koordinator Lapangan Relawan Gabungan Palangka Raya Rescue, Farmin, mengatakan dana yang terkumpul dari warga Kalteng yang memberi sumbangan akan digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan korban banjir di Kalsel.

“Karena warga banyak yang lapor ada kekurangan seperti lilin dan popok bayi juga obat-obatan. Untuk baju layak pakai katanya sudah cukup. Yang sangat diperlukan yaitu makanan atau sembako, popok dan obat-obatan itu yang kami dapat melalui telpon dari tim relawan dari Kalsel,” tuturnya.

Farmin mengatakan uang yang telah terkumpul sampai hari kedua sebanyak 15 setengah juta rupiah. Penyaluran bantuan akan dilakukan Relawan Gabungan Palangka Raya Rescue pada Sabtu 23 Januari bersama dengan bantuan dari Kelurahan Pahandut. Disebut Farmin korban banjir yang menyampaikan kebutuhan berada di Martapura, Banjarbaru, Pelaihari Kalimantan Selatan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00