FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Walikota Ingatkan Masyarakat Untuk Tidak Ragu Mendapatkan Vaksin

KBRN,Palangka Raya : Meski ada pro dan kontra diberkannya vaksin kepada Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, yang pernah terpapar covid-19 namun harapan bersama hal ini dapat menjadi contoh terbaik khususnya bagi warga Kota Cantik Palangka Raya. Fairid Menyatakan ia sebagai pemimpin harus memberikan contoh dan teladan bagi masyarakat. Selain itu, untuk memastikan vaksin aman dan halal bagi masyarakat.

” disuntik tidak sakit kok, malahan lebih sakit suntik vitamin. Saya pastikan vaksin ini aman dan halal dan tidak merasakan efek samping apa-apa,“ jelas Fairid Naparin

Fairid berharap dengan adanya contoh yang diberikan, sejumlah pejabat bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat akan pentingnya vaksinasi covid-19 tersebut. Selain itu Fairid mengingatkan agar protokol kesehatan tidak diabaikan meski telah menerima vaksin covid-19 sinovac Sementara itu ,Salah satu dokter perawat pasien covid-19 pada Rumah Sakit Perluasan penanganan pasien Covid-19.Dr.Probo mengatakan Walikota Fairid Naparin telah 6 bulan terpapar covid-19 sehingga pemberian vaksin telah memenuhi syarat dan dosin yang diberikan bagi walikota.”Walikota masih layak diberikan vaksin sebagai imun tubuh,mengingat beliau aktif memberikan pelayanan publik,karena vaksin covid-19 dosis telah diatur dengan tepat.”ungkap Dr.Probo

Menurut kepala Dinas Kesehatan dr Suyuti Syamsul, penerima vaksin covid-19 gelombang pertama tahun ini memang diperuntukan bagi tenaga kesehatan Diberikan kepada 17.942 Tenaga Kesehatan se-Kalteng  dari bulan januari ,februari hingga april namun akibat ingin memberikan keyakinan bagi masyarakat maka dicontohkan dengan melibatkan pejabat publik atau sebagai kampanye vaksinasi.

” masyarakat diminta harap bersabar karena untuk nakes jatah vaksin dari bulan,januari,februari hingga april,” ungkap Suyuti Syamsul

Suyuti syamsul mengharapkan agar masyarakat tidak takut untuk divaksin dan vaksin itu bukanlah obat sehingga tidak diberikan kepada orang yang sudah sakit atau terkonfirmasi covid-19 dan tidak meninggalkan protokol kesehatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00