Fluktuasi Kenaikan Kasus Covid-19 Akibat Sample Tertahan

KBRN,Palangka Raya : Adanya fluktuasi kenaikan kasus positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah hingga kini banyak diakibatkan banyaknya sampel yang tertahan dan kenaikan sampel rujukan, yang masuk dan harus diperiksa pihak RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya.

Hingga jumat (150121) tercatat total positif Covid-19 di Kalteng, 10.798 orang,sembuh 8.807 dan meninggal dunia 290 orang. Hal ini disebabkan kemampuan alat untuk memeriksa sampel memiliki batasan. dengan kekuatan alat yang ada, setiap harinya jumlah maksimal yang bisa diperiksa adalah 500 sampel.

Sedangkan, persediaan atau stok reagen maupun sumber daya manusia meski cukup memadai. Namun, memang kecepatan pemeriksaan menyesuaikan kemampuan alat.

Ketua Harian Satgas Penanganan covid-19 Emi Abriyani jumat (15/01/21) menyampaikan klauster keluarga saat natal 2020 banyak terkonfirmasi positif covid-19 akibat melakukan kunjungan natal yang telah mendapat larangan dari Tim Satgas Covid-19.

” banyak kenaikan kasus covid-19 di Palangka Raya diakibatkan klauster natal atau keluarga,” kata Emi Abriyani

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul menambahkan , meski saat ini Pemerintah Indonesia telah berupaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan vaksin sinovac namun tidak menjamin seseorang akan aman 100 persen dari covid-19 apa bila tidak menerapkan prokes secara baik.

” jangan anggap vaksin covid-19 aman 100 tanpa adanya prokes,” jelas Suyuti Syamsul

Untuk Kota Palangka Raya sampai tanggal 150121 total positif Covid-19 telah mencapai 2.324 sembuh 1.641 dan meninggal dunia 96 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00