PPKM Akan Perketat Kembali Prokes di Palangka Raya

KBRN, Palangka Raya : Guna menekan dan meredam penyebaran covid 19 di Kota Palangkaraya, kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat akan diterapkan pada 18 Januari mendatang. PPKM ini nantinya kaan berjalan selama 14 hari kedepan dengan berbagai pengurangan dan pembatasan akrtivitas di sejumlah kegiatan masyarakat.

Kepada RRI, salah satu anggota DPRD Kota Palangka Raya Beta Sailenda, Jumat (15/01/2021)  mengungkap, PPKM ini jalan terbaik bagi Palangkaraya yang kini masuk kembali di zona merah. Ini merupakan salah satu upaya sistemik dari pemerintah pusat dan daerah untuk melkaukan pencegahan. Ia menyebut protocol kesehatan kini mulai mengendor di tataran masyarakat sehingga memerlukan penegakan dan penegasan kembali. Salah satunya dengan PPKM yang menuntut sanksi terhadap pelanggar protocol kesehatan tersebut.

“Dengan sanksi ini akan menuntut efek jera dan juga kesadaran masyarakat untuk kembali memperketat protocol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu seorang pengamat kebijakan public kota Palangka Raya, Jovano Palenewen menyebut, masyarakat terlihat mulai abai terhadap protocol kesehatan. Di tahun yang baru dengan suasana yang baru disertai dengan ifnromasi meredanya covid 19, membuat masyarakat lalai menjalankan protocol kesehatan.

“Dengan demikian, melalui PPKM ini akan mengingatkan kembali masyarakat soal protocol kesehatan,” jelasnya.

Memang pada dasarnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini sudah melalui pertimbangan yang matang sehingga perlu didukungoleh masyarakat. Diharapkan PPKM selama 14 hari ini mampu meningkatkan kedisplinan dan juga mengurangi penyebaran covid 19 di masyarakat. (NATA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00