Kasus Terpapar Covid-19 Di Palangka Raya Akibat Berbagai Faktor

KBRN,Palangka Raya : Banyak faktor yang mengakibatkan kenaikan jumlah terkonfirmasi covid-19 di Kota Palangka Raya,baik akibat kegiatan rapid tes massal ,kasus libur panjang dan cuti bersama ,klauster ,klauster baru UPR,klauster keluarga dan masalah lainnya usai masyarakat bepergian keluar Kota tugas Dinas maupun hal lainnya.

Warga Masyarakat Kota Palangka Raya Eman Supriyadi mengatakan masyarakat perlu terus diberikan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan harus terus intensif dilakukan dan semua komponen baik Dinas,maupun Instansi terkait harus pula terlibat bersama mengantisifasi kondisi yang ada. Ditambahkan Eman Supriyadi perlu adanya kesadaran dan kedisiplinan warga masyarakat untuk menggunakan masker,menjaga jarak ,mencuci tangan dan menghindari kerumunan massa bila ingin covid-19 ini cepat berakhir.

” perlu adanya sosialisasi prokes secara masif ditambah kesadaran masyarakat mengikuti aturan maka covid-19 berangsung pasti dapat diatasi,” kata Eman Supriyadi

Sementara itu Ketua Harian Satgas covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani menjelaskan akibat bepergian keluar kota banyak membuat masyarakat Kalteng dan Kota Palangka Raya terpapar covid-19 ini berdasarkan trecing yang dilakukan Dinkes Kota sebagai tim URC pada Satgas Covid-19 Palangka Raya,’’hasil tracing Dinkes Kota kasus bertambah memang akibat cuti bersama dan libur panjang lalu,sehingga bermunculan kasus-kasus baru.”ungkap Emi Abriyani

Emi Abriyani lebih lanjut mengatakan akibat banyaknya masyarakat yang berkumpul betemu keluarga hingga 4-5 hari dan juga akibat libur panjang lalu berdampak lonjakan kasus terpapar covid-19 di Palangka Raya sehingga sampai saat ini Kota Palangka Raya masih zona orange penyebaran covid-19 di Kalimantan Tengah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00