Perayaan Natal 2020 Mendapat Pengawasan Ketat Dari Satgas Covid-19

KBRN,Palangka Raya : Kementerian Agama telah menerbitkan Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal di Masa Pandemi Covid-19. Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No: SE. 23 Tahun 2020. Menindaklanjuti edaran Kementrian agama Tim Satuan Tugas-Satgas Covid-19 telah mengadakan Rapat gabungan terkait pembahasan perayaan Natal 2020 di Kantor BPBD Kota Palangka Raya.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani kepada rri selasa (01/12/20) mengatakan, setiap kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing gereja wajib menyertakan ijin pemberitahuan kegiatan yang dilakukan ke Tim Satgas. Selain itu pengawasan dan edukasi tetap terus dilakukan Tim Satgas Covid-19 untuk perayaan natal tahun 2020 ini khususnya bagi sejumlah gereja besar yang aktif melaksanakan ibadah natal.

” karena banyak penambahan kasus covid-19 akibat berbagai macam kegiatan maka saat ini pengawasan untuk perayaan natal 2020 akan semakin di perketat Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya,” kata Emi Abriyani

Sementara itu salah seorang Pendeta Gereja Kaharap Poniwinata, menjelaskan saat ini pihaknya memilih melaksanakan perayaan natal secara virtual dan tidak bertatap muka secara langsung, sementara itu untuk ibadah natal tahun ini meski dilakukan secara tatap muka namun ada pembatasan jumlah jemaat dalam gereja dan tetap dengan pengawasan protokol kesehatan – prokes yang ketat.Hal ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi covid-19 , dan melihat edaran dari Pemerintah melalui Tim Satgas Covid-19.

” tahun ini perayaan natal dilakukan secara virtual namun untuk ibadah natal meski ada tatap muka namun tetap jumlah jemaat dibatasi dan diawasi Tim Satgas Covid-19,” jelas pendeta Poniwinata

Meski semarak perayaan natal dan ibadah natal 2020, berbeda dari tahun - tahun sebelumnya ,pendeta Poniwinata mengharapkan , tetap mengikuti aturan atau kebijakan dari Pemerintah dan Gereja jemaat tidak memaksakan diri untuk merayakan natal, karena tahun ini natal berbeda dari beberapa tahun lalu diwarnai dengan pandemi covid-19 dan musibah bencana alam lainnya. Sehingga perlu dipahami masyarakat khususnya umat kristiani namun tidak melunturkan makna Natal yang sesungguhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00