Warga Diminta Tak Hadiri Undangan Kumpul-Kumpul

KBRN, Palangka Raya: Penyebaran Covid-19 di Kalimantan Tengah salah satunya terjadi saat masyarakat berkumpul dalam suatu acara dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Ketua Umum Ahli Epidemiologi Kalimantan Tengah, Rini Fortina, mengatakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diperlukan kesadaran dari masing-masing pribadi untuk menjaga diri dan orang lain. Rini juga menyarankan masyarakat menahan diri untuk tidak menghadiri acara tempat orang-orang berpotensi untuk berkerumun.

“Kegiatan di luar rumah itu misalnya dia menghadiri acara, menghadiri undangan. Dimana dalam acara atau undangan ini berkumpullah kelompok-kelompok masyarakat dalam jumlah besar dan tidak mematuhi protokol kesehatan,” kata Ketum Ahli Epidemiologi Kalteng, Jum'at (27/11/2020).

Ketum Ahli Epidemiologi Kalteng ini menjelaskan penularan Covid-19 di acara yang tidak memperhatikan protokol kesehatan terjadi saat seseorang mengeluarkan droplet ketika berbicara, tertawa, batuk, atau menyanyi.

Sebelumnya, Plt. Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail Bin Yahya, menegaskan agar SOPD tidak menggelar acara yang mengumpulkan undangan lebih dari 50 orang. Plt. Gubernur menyatakan ia pun tidak akan menghadiri acara yang tidak memenuhi ketentuan Satgas Covid-19 di masa pandemi saat ini.

“Kalau ada undangan yang potensi lebih dari 50 orang, bilang saja Plt. Gubernur tidak menghadiri acara besar,” ujarnya.

Plt. Gubernur Kalteng mengatakan pejabat yang menghadiri acara yang tidak sesuai ketentuan sama saja merestui kegiatan tersebut. Plt. Gubernur Habib Ismail meminta agar kalaupun acara harus tetap digelar, jajaran pemerintah daerah harus bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan. (foto: merdeka.com)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00