Seluruh Wilayah Kalteng Terancam Banjir

KBRN, Palangka Raya : Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya, telah mengeluarkan peringatan dini, mengenai cuaca di wilayah Kalimantan Tengah, seiring adanya intensitas hujan yang tinggi akhir akhir ini.

Kasi Data Dan Informasi BMKG Palangka Raya Anton Budiono mengungkapkan, dalam kurun waktu 3 hari ke depan, wilayah kalteng dilanda cuaca ekstrem, untuk itu masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati hati, terutama terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, anin kencang, petir dan pohon tumbang.

“Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir terjadi di Kotawaringin Barat, Lamandau, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, dan Barito Utara, daerah tersebut merupakan langganan banjir saat hujan lebat diperparah luapan air sungai, terbaru kabupaten kotawaringin timur dan barito utara, puluhan rumah terendam banjir, beruntung tidak ada korban jiwa,” kata Anton kepada RRi Selasa (27/10/20)

Selain itu, dampak hujan juga mengakibatkan genangan air di perkotaan, daerah yang selama ini seringkali  tergenang seperti Palangka Raya, Barito Selatan, Pulang Pisau dan Kapuas, warganya diminta rutin membersihkan saluran pembuangan drainase dari tumpukan sampah

Sementara itu, untuk mengantisipasi genangan air dampak la nina dan cuaca ekstrem, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang  Kota Palangka Raya Albert Tombak sudah membenahi beberapa ruas jalan yang sering tergenang saat hujan deras, bahkan pengerjaan sudah hampir rampung seperti di jalan temanggung tilung dan jalan rajawali.

“Kami berharap masyarakat terlibat aktif dalam merawat drainase, karena sejumlah drainase terlihat banyak tumpukan sampah dan tumbuhan, hal ini sebagai penyebab laju air tidak lancar saat hujan deras, juga bagi masyarakat yang membangun pertokoan,  diimbau membuat saluran pembuangan khusus saat melakukan semenisasi,” tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00