Belasan Titik Jalan Di Palangka Raya Tergenang Akibat Cuaca Ekstrem

KBRN, Palangka Raya : Hujan dengan intensitas lebat mengguyur kota Palangka Raya Minggu siang (25/10/20) dari Jam 2 sampai jam 4 sore, dampaknya belasan ruas jalan tergenang air, setinggi lutut orang dewasa antara lain : kawasan Jalan Cilik Riwut, Yos Sudarso, Lawu, Rta Milono dan Area Panarung

Kasi Data Dan Informasi BMKG Palangka Raya Anton Budiono menyebut, pertengah Oktober seluruh wilayah Kalteng di landa cuaca ekstrem, ini menandakan akan beralihnya dari musim kemarau ke musim hujan.

“biasanya hujan turun secara mendadak di waktu sore dan malam hari, cuaca eskstrem dapat diketahui manakala terbentuk awan colonembus, sebagai pemicu petir, diperparah dengan tahun ini musim hujan disertai la nina, lebih banyak curah hujan,” Kata Anton

Oleh karena itu daerah rawan bencana alam di Kalteng, harus waspada terhadap hujan secara tiba tiba, sebab pada pengalaman musim kemarau basah, banjir terjadi hampir di seluruh kabupaten di Kalteng.

Menyikapi cuaca ekstrem, Komandan Penyelamatan Damkar Kota Palangka Raya Sucipto mengatakan, prilaku masyarakat terhadap antisipasi bencana masih  rendah, buktinya daerah kota Palangka Raya yang selama ini dikenal aman dari banjir justru parah system drainasenya.

“Faktanya dari pantauan kami dengan Walikota, saat hujan lebat dengan durasi pendek, belasan titik jalan tergenang setinggi lutut, hal ini menandakan buruknya kerjasama antara masyarakat dan pemerintah, dalam hal perawatan masih rendah, padahal tugas membangun sudah dijalankan pemerintah, sehingga masyarakat diminta ikut bertanggung jawab membersihkan lingkungan,” kata Cipto

Selain itu, pihaknya juga prihatin drainase di Kantor Pemerintahan, masih banyak tumpukan sampah dan sedimen pasir, disarankan segera melakukan gerakan massal pembersihan sampah, sebagai antisipasi genangan, karena selama ini sebagai penyebab laju air tidak lancar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00