MUI Kota Palangka Raya Minta Pemeritah Jelaskan Kandungan Vaksin, Sebelum Ke Masyarakat.

KBRN, Palangka Raya : Vaksin sebagai penangkal virus dalam waktu dekat, akan dikenalkan pemerintah kepada masyarakat, sebagai jawaban keresahan selama 7 bulan ini,  terhadap terus bertambahnya pasien suspect covid 19.

Kepala Badan Pengawasan Obat Dan Makanan Kota Palangka Raya Trikoranti Mustikawati memastikan, vaksin pencegahan covid 19 sedang dalam tahapan uji klinis di badan POM Pusat, meneliti bahan kandungan dan efeknya ketika nantinya di suntikkan kepada masyarakat.

“Mengenai target pengenalan kepada masyarakat, Badan POM belum  bisa memastikan persisnya kapan,  yang jelas tahap pertama akan di distribusikan puluhan juta botol ke seluruh Indonesia mulai tahun depan,” kata Trikora kepada RRI Minggu (118/10/20)

Terkait masih adanya keraguan dari masyarakat Indonesia yang mayoritas Umat Islam, terhadap dugaan terbuat dari barang haram, Pihaknya berani menjamin, setelah tahapan uji klinis selesai, pemerintah secara gamblang akan menyampaikan, apa saja isi kandungan vaksin.

“Karena  pemerintah diwakili penguji vaksin, tentu sangat berhati hati dan tidak boleh sembarangan memasukkan bahan berbahaya atau yang diharamkan secara agama ke dalam vaksin,” ungkapnya

Ia berharap, keberadaan vaksin dapat menekan jumlah pasien covid 19 di seluruh Indonesia, sehingga semua sendi kehidupan dan sektor dapat pulih sedia kala.

Di tempat terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Palangka Raya KH. Zainal Arifin menyambut baik ditemukannya vaksin pencegahan covid 19, hal ini sebagai solusi mengatasi keresahan masyarakat terhadap virus mematikan tersebut.

“Agar umat islam di sejumlah daerah bersedia dan percaya terhadap vaksin, sebelum diluncurkan pemerintah harus secara jelas menyampaikan apa saja isi kandungan, terbuat dari bahan apa, jangan ada yang ditutup tutupi, karena sekecil apapun bahan baku yang haramkan secara agama, maka umat islam secara tegas akan menolaknya,” tegasnya.

Untuk itu, antara Pemerintah dan masyarakat perlu ada keterbukaan terkait vaksin, setelah keluar hasil dari pengujian klinis, pihaknya meminta pihak terkait,  gencar melakukan sosialisasi bersinergi dengan para penyuluh, agar masyarakat tambah percaya.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00