Tidak Terjangkau, Gubernur Salurkan Bantuan Banjir Menggunakan Helikopter

KBRN, Palangka Raya : Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyalurkan bantuan untuk korban banjir di empat kabupaten yakni Kapuas, Katingan, Lamandau dan Murung Raya, sekaligus memantau langsung persiapan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang akan mendistribusikan puluhan ribu bantuan tersebut di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kamis (17/9/20). 

Gubernur Sugianto kepada sejumlah wartawan menegaskan, pendistribusian bantuan kepada ribuan korban dengan menggunakan helikopter dikarenakan ada beberapa desa tidak bisa dijangkau melalui sungai atau darat. 

Dijelaskan lebih lanjut, beberapa helikopter itu sebenarnya disiagakan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Tapi, karena belum digunakan, sehingga dimanfaatkan  untuk meyalurkan bantuan agar cepat sampai diterima oleh masyarakat. 

"Kalaupun ada dampak yang luar biasa, seperti kesehatan ataupun sembako untuk makan sehari-hari, kami sebagai pemerintah harus siapkan karena sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945, bahwa negara wajib hadir saat masyarakat dalam keadaan susah," tambah gubernur. 

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng, Darliansjah membeberkan, sebanyak 17.515 jiwa dari 6.455 Kepala Keluarga yang terdampak banjir, perlu mendapat perhatian dari pemerintah secepatnya. 

Sehingga, pemprov telah menyediakan sebanyak 20 ribu paket sembako yang terdiri dari beras 10 kilogram, minyak goreng, mie instan, sarden, dan bahan makanan lainnya. 

Namun, pada tanggal 17 September ini, bantuan lebih dahulu disalurkan ke tiga kabupaten yakni Katingan dengan jumlah 1.369, Kapuas sebanyak 557  dan Murung Raya ada 15 kepala keluarga, karena jarak tempuh ketiga wilayah ini masih tergolong dekat. 

Darliansjah mengakui, bantuan tidak bisa disalurkan sekaligus, namun secara bergantian sebanyak 14 kali penerbangan. Sehingga, diperlukan waktu selama dua hari agar semua bantuan tersebut dapat diterima langsung oleh korban banjir di empat kabupaten. 

"Jadi perlu kami sampaikan, penggunaan tiga heli itu untuk 5 Kecamatan dengan jumlah paket 1.941. Kabupatennya Katingan,  Kapuas dan Murung Raya. Nah ini akan terus kita evaluasi. Sampai besok ini," pungkasnya. 

Selain itu, ditambahkan Darliansjah, pemerintah provinsi juga menyediakan dapur umum dan tenda-tenda yang nantinya dipergunakan masyarakat untuk memasak bahan makanan serta terdapat posko kesehatan bagi warga yang sakit ingin segera berobat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00