Pergub Kalteng Turunan Inpres 6 Tahun 2020 Paksa Warga Patuhi Protokol Kesehatan

KBRN, Palangka Raya: Jumlah kasus positif Covid-19 masih terus bertambah. Ketidakdisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan disebut menjadi salah satu pemicu masih  terus terjadinya penyebaran Covid-19.

Agar masyarakat disiplin mematuhi prokokol kesehatan yang ada, Pemerintah Pusat telah menerbitkan Instruksi Presiden (INPRES) tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Sebagai turunan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah menyusun Peraturan Gubernur yang dalam waktu dekat akan ditandatangani. Dalam proses penyusunannya, Pergub dikonsultasikan dan difasilitasi Kementrian Dalam Negeri.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri, mengatakan Pergub Kalteng sebagai turunan Inpres akan mengatur sosialisasi, pengawasan bahkan penindakan terhadap pelanggar disiplin protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Kita akan segera mengeluarkan pedoman penerapan protokol kesehatan untuk peningkatan disiplin. Nanti Pergub yang akan menjadi pedoman semuanya termasuk salah satunya bagaimana masing-masing sektor itu mereka secara individu akan diatur berkenaan dengan protokol kesehatan,” ujar Sekda Kalteng.

Menurut Sekda Kalteng, semua sektor baik pemerintahan maupun swasta akan diatur penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Pergub nantinya juga mengatur penindakan yang dibuat berupa sanksi sosial maupun denda berupa uang.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Kalimantan Tengah, Baru I. Sangkai, mengatakan langkah pertama yang akan diambil apabila Pergub turunan Inpres 6 Tahun 2020 sudah ditandatangani pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Nanti produk hukum atau regulasi yang ada kita sosialisasi kepada masyarakat kita sampaikan bahwa misal masyarakat tidak menggunakan protokol kesehatan paling tidak kita ingatkan dulu. Ya mulai misalnya nggak pake masker kita kasih masker, kan gitu. Kita persuasif dulu. Baru sampai ke penegakan hukumnya sesuai dengan Perda atau Pergub yang ada,” tuturnya kepada RRI, Jum’at (14/8/2020).

Namun Kasatpol PP Kalteng ini berharap dengan upaya sosialisasi, kesadaran masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah meningkat sehingga tidak sampai ke tindak pidana ringan.  (gambar ilustrasi: harianbhirawa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00