BPBD Kota Palangka Raya : Penanggulangan Bencana Karhutla Tugas Kita Semua.

KBRN, Palangka Raya : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  beserta personil kelurahan Tangguh Bencana bentukan BPBD, siap memaksimalkan ketersedian air di lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan musim kemarau 2020.

Salah satu Personil Kelurahan Petuk Katimpun Tangguh Bencana Yuliansyah mengatakan, memastikan ada dan tidaknya ketersediaan air di lokasi rawan karhutla sangat penting, karena berdasarkan pengalaman tahun lalu, pihaknya kesulitan memperoleh sumber air, diperparah dengan sikap tidak peduli warga di dekat area lokasi karhutla, mempersulit petugas memadamkan api.

"Banyak suka duka yang kami alami saat memadamkan api  di lokasi kebakaran, ada warga cuek dengan situasi kebakaran, namun ada juga yang ringan tangan membantu, tentu tahun ini kami tidak ingin ada warga yang tidak peduli dengan musibah tahunan di Kalteng, semua harus peduli dan ikut serta menanggulangi Karhutla,"Kata Iyul kepada RRI Jum'at (10/7/20)

Di tempat terpisah, Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abryani mengatakan, persiapan menghadapi musim keamarau, pihaknya meningkatkan pengawasan dan mengecek ketersediaan sumber air di sejumlah titik sumur bor yang dipasang badan restorasi gambut.

"Memang dalam waktu dekat kami berencana menyediakan tandon air dan tempat penampungan air, yang digunakan petugas bpbd patroli di lokasi rawan kebakaran, sehingga tiap kali petugas melihat titik hotspot dapat langsung dipadamkan, khusus untuk embung air akan ditempatkan di titik rawan kebakaran seperti Kecamatan Jekan raya, Sebangau, dan Bukit batu," Kata Emi.

Sementara itu, berdasarkan data BMKG per Juli 2020, sudah terdeteksi 26 titik api, padahal musim kemarau diperkirakan pertengahan hingga akhir juli, setidaknya menjadi peringatan dini bagi pemerintah, akan bahaya dampak dari kebakaran hutan dan lahan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00