RAPI Kalteng Siap Dukung RRI Dalam Informasi Tanggap Bencana.

KBRN,Palangka Raya: Seluruh anggota Radio Antar Penduduk Indonesia- RAPI Kalimantan Tengah siap memberikan informasi terkini jika terjadi bencana di daerahnya, sekaligus mempercepat infomasi tanggap bencana kepada RRI yang memiliki tagline sebagai Radio Tanggap Bencana.

Demikian di kemukakan ketua RAPI Kalimantan Tengah Syaifulah, ketika berkunjung ke RRI Palangka Raya Kamis,(02/07/2020),sebagai penjajakan kerjasama dan sinergitas informasi tanggap bencana, yang perlu segera diketahui masyarakat. Mengingat luasnya wilayah provinsi Kalteng belum semuanya terjangkau jaringan seluler, sehingga jika terjadi bencana diwilayah terpencil, sulit terekspos media, termasuk RRI Palangka Raya. Disinilah peran RAPI sangat diperlukan.

" Kami siap membantu RRI sebagai Radio Tanggap bencana, dengan memberikan informasi tercepat langsung dari daerah bencana, karena meskipun jauh dari bencana kegempaan, namun Kalteng juga terkenal sebagai salah satu provinsi yang rawan bencana lain, seperti Kebakaran Hutan dan Ladang, Banjir, tanah longsor dan angin kencang, sebagaimana bencana kahutla terparah beberapa tahun lalu,"  tegas syaifullah.

Sementara Kepala LPP RRI Palangka Raya Khalidiraya, menjelaskan pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut kerjasama yang telah dilakukan oleh jajaran Direksi RRI bersama Pengurus RAPI Pusat, dalam rangka memperkuat RRI sebagai Radio Tanggap Bencana, dengan menyajikan informasi terkini tentang kebencanaan secara akurat dan langsung dari lokasi bencana.

"Karena SDM RRI sangat terbatas, maka kami akan sangat terbantu dengan adanya dukungan dari RAPI yang memiliki ribuan anggota dan berada hingga di pelosok daerah, dengan infomasi cepat jika terjadi bencana, utamanya di wilayah yang tidak terjangkau jaringan seluler " tegas Khalidiraya.

Khalidiraya menambahkan, dalam waktu dekat akan dilakukan MOU antara RRI Palangka Raya dan RAPI Kalteng terkait penyampaian informasi tanggap bencana di wilayah Kalimantan Tengah, namun pihaknya masih  menunggu petunjuk dari Pusat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00