Tanggapan Masyarakat Pengguna Ojol Soal Larangan Menggunakan HP Saat Berkendara

KBRN, Palangka Raya: Larangan penggunaan Global Positioning System (GPS) bagi pengendara kendaraan bermotor mendapat tanggapan dari warga pengguna jasa antar jemput berbasis online. 

Menurut salah seorang warga Kota Palangka Raya, Nisa, sebagai pengguna jasa antar jemput online ia tidak keberatan apabila sopir atau tukang ojek menggunakan handphone saat menjalankan tugasnya. Ia bahkan  tidak setuju apabila mereka dilarang menggunakan GPS pada saat menjalankan tugas.  

“Kalau tidak boleh menggunakan ponsel menurut saya nggak bisa karena mereka pekerjaannya seperti itu. Cuman yang itu tadi, kembali ke mereka yang di kantornya, jadi sebelum mereka turun ke lapangan mereka dikasih pembelajaran bagaimana menggunakan ponsel yang benar pada saat berkendara. Meskipun sebenarnya tidak dibenarkan berkendara dengan menggunakan ponsel tapi karena itu memang pekerjaan mereka gitu ya harus baik-baik dari kantornya memberikan bimbingan,” ujar Nisa. 

Bimbingan dari kantor jasa ojek online kepada pekerjanya menurut Nisa sangatlah penting. Ia mengatakan sopir dan tukang ojek online yang membutuhkan ponsel untuk melihat GPS dapat mengurangi kecepatan atau menepi sejenak ke pinggir jalan. 

Hal serupa dikatakan Kamala, salah seorang pengguna jasa antar jemput online di Palangka Raya. Baginya tidak menjadi masalah sopir antar jemput online menggunakan ponsel untuk melihat GPS saat berkendara. Namun dengan syarat, sopir tersebut tetap konsentrasi mengendarai kendaraannya dan tidak berlama-lama memandangi ponsel saat berkendara.

“Sejauh tidak mengganggu ketertiban berlalu lintas nggak masalah aja sih soalnya kan itu hak mereka juga. Kalau dilarang nanti mereka tidak tahu dong arah ke mana, mau tujuan ke A ke B, kan nggak tahu kalau dia nggak pake GPS,” tuturnya. 

Aturan terkait larangan menggunakan ponsel saat berkendara tertuang dalam Pasal 106 Ayat 1 dan Pasal 283 UU 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Aturan tersebut berbunyi; setiap orang yang mengemudikan kendaran bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraanya dengan wajar dan penuh konsentrasi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00