Angka Kasus Baru Naik, Epidemiolog Curigai Varian Baru Omicron

KBRN, Palangka Raya: Angka kasus baru Covid-19 di Kalimantan Tengah mengalami kenaikan dibandingkan minggu sebelumnya. Namun hingga saat ini belum ditemukan kasus varian baru Omicron.

Ketua Umum Ahli Epidemiologi Indonesia Cabang Provinsi Kalimantan Tengah, Rini Fortina, mengatakan angka kasus baru Covid-19 di Kalteng memang mengalami peningkatan sebesar 41,2 persen dibanding minggu sebelumnya. 

Menurutnya, sejak dilonggarkannya aturan penggunaan masker, beberapa indikator penularan kasus baru memang meningkat. Rini Fortina mengatakan masyarakat banyak yang menyalahartikan pelonggaran kebijakan khususnya soal penggunaan masker. 

Sebenarnya pemerintah membolehkan untuk tidak menggunakan masker di ruang terbuka dan tidak dalam kumpulan orang banyak. Namun kenyataannya masyarakat banyak yang menerapkan tidak menggunakan masker di semua keadaan. 

"Dalam dua minggu terakhir beberapa indikator khusus untuk penularan kasus baru itu memang meningkat. Kemudian dua hari terakhir ini juga risiko penularan terutama dari Kota Palangka Raya, kemudian Gunung Mas dan Kapuas itu indikator potensi risikonya itu di atas dua dan tiga. Kalau dua dan tiga itu kan risiko ke kasus baru itu kan menjadi dua sampai tiga kali lipat dari yang ada. Nah itu memang kita waspadai," tuturnya ketika dihubungi RRI, Senin (13/6/2022). 

Rini Fortina menambahkan pihaknya memang mencurigai varian baru dalam kasus baru Covid-19 di Kalteng. Namun untuk penetapan diagnosa harus dilakukan di Jakarta. 

Ketum Ahli Epidemiologi Indonesia Cabang Kalteng ini mengimbau masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar