Meski Sembuh PMK, Ternak Rentan Jadi Pembawa Virus

KBRN, Palangka Raya: Tingkat kesembuhan hewan ternak berumur tua yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sekitar 90 persen. 

Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan Kota Palangka Raya, Eko Hari Yuwono, mengatakan hewan ternak yang terjangkit PMK bisa sembuh kembali dengan pemberian obat-obatan untuk sekunder infeksi dan meningkatkan staminanya. 

Namun menurut Eko Hari Yuwono hewan ternak khususnya domba, kambing dan sapi yang pernah tertular PMK dan sembuh bisa menjadi pembawa virus PMK. "Cuma yang menjadi perhatian kita ternak sapi, kambing dan domba biar pun dia sembuh dia sebagai hewan carrier. Dia bisa pembawa tanpa ada gejala ke hewan ternak yang lain. Kecuali pada ternak babi, babi juga bisa tertular tapi kalau dia sembuh dia bukan carrier dia sembuh total. Untuk penanganan hewan carrier itu supaya nggak jadi hewan carrier dia harus divaksin," ujarnya, Jum'at (27/5/2022). 

Kepala UPT Puskeswan Kota Palangka Raya ini menambahkan masa inkubasi virus PMK yakni 7-14 hari tergantung banyaknya virus. Untuk mencegah penularan PMK, peternak diingatkan untuk menjaga kebersihan kandang dan untuk sementara tidak memasukkan ternak baru. Saat akan memasukkan ternak baru ke dalam kandang, peternak harus memastikan ternak berasal dari daerah bebas PMK dan diisolasi selama 14 hari. (foto: teras jabar)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar