Ketinggian Air Tak Normal, Dipastikan Sejumlah Kecamatan Banjir

KBRN, Palangka Raya : Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara, Gozali menyebut Kota Muara Teweh menjadi langganan banjir setiap tahunnya.

Apabila Sungai Barito meluap, seperti kawasan Jalan Imam Bonjol, Jalan Merak, Water Front City, Jambu dan Jingah akan terdampak karena kawasan tersebut dekat dengan sungai. 

Dijelaskan Kepala BPBD, pihaknya mengacu kepada alat pengukur yang telah dipasang di sekitar kawasan pasifik dan saat ini memang ketinggian air telah melampaui garis normal.

Sehingga bisa dipastikan beberapa tempat di dalam kota dan puluhan desa, kelurahan serta Kecamatan di Kabupaten Barito Utara tergenang Banjir. 

"Saat ini 13.40 dan memang banyak ada beberapa kecamatan. Kalau sudah 13 ini, pasti banyak yang tergenang karena memang saat ini curah hujan tinggi," ucapnya. 

Tingginya intensitas hujan di bagian hulu Sungai Barito tepatnya di Kabupaten Murung Raya, membuat banjir di wilayah Barito meluas.

Apabila beberapa tempat di di kabupaten paling utara Kalteng tersebut terendam banjir, maka di dua kabupaten yang dialiri Sungai Barito atau tepatnya Barito Utara dan Barito Selatan pasti akan menerima banjir kiriman. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar