FOKUS: #VAKSIN COVID

Libur Nataru, Anak di Bawah 12 Tahun Wajib PCR

KBRN, Palangka Raya: Guna mencegah penularan Covid-19 pada musim libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah melakukan upaya pengaturan bagi pelaku perjalanan. Dalam Addendum Surat Edaran Nomor 24 Tahun 2021 Satgas Covid-19 ditegaskan anak usia di bawah 12 tahun wajib melakukan tes PCR untuk bisa melakukan perjalanan jauh selama libur Natal dan Tahun Baru.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalteng, Falery Tuwan, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti aturan yang diberikan pemerintah pusat tersebut untuk dilaksanakan di daerah.

“Jadi ya kalau dikatakan anak2 6-11 tahun wajib PCR memang benar itu dilaksanakan. Dan ini sudah sampai juga untuk Bapak Gubernur kita, mungkin ada instruksi lagi nanti dari Bapak Gubenur kami menunggu rakor kami ya. Dan langsung arahan petunjuk dari pimpinan bagaimana penerapan di Kalteng ini. Ini sudah kami siapkan instruksi gubernurnya salah satu turunan dari Instruksi Mendagri tadi. Dan tinggal menunggu beberapa hari lagi akan kita sosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya kepada RRI, Senin (13/12/2021).

Fallery Tuwan berharap masyarakat dapat memahami tujuan pemerintah tidak untuk membatasi pihak-pihak tertentu. Aturan ini semata untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Palangka Raya, Didin, mengaku keberatan terhadap aturan yang mewajibkan tes PCR bagi anak usia di bawah 12 tahun.

“Kalau pakai PCR rasanya keberatan, karena apa? Kita orang dewasa aja PCR ribetnya tes PCR kalau anak-anak gimana dia. Terus biayanya lagi kan lebih mahal. Kalau kita bepergian kan nggak masalah karena dinas karena apa, tapi kalau anak-anak pas liburan pakai PCR kayaknya kita sebagai warga keberatan dah,” tuturnya.

Menurut Didin sebaiknya pemerintah menitikberatkan pada pemberian vaksinasi bagi anak setelah itu mereka bisa melakukan perjalanan hanya dengan tes antigen.

Dihubungi terpisah, Kepala Subbagian Administrasi dan Umum Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Palangka Raya, Eman Prasetyo, mengatakan addendum Surat Edaran ini dikeluarkan untuk menegaskan SE sebelumnya.

Menurutnya, fasilitas layanan Kesehatan sudah siap untuk menangani pelaksanaan tes PCR bagi anak.

“SE Nataru ini secara tegas kalau kita baca SEnya. Ini sudah dengan jelas anak kurang dari 12 tahun perjalanan moda transportasi apapun yang jauh wajib PCR 3 kali 24 jam, dan ini juga kita sudah ada semacam grup dengan fasyankes-fasyankes. Kita sudah jauh-jauh sebelum SE ini kita infokan, bahwa kalau untuk anak-anak itu PCR. Dan itu memang RS siap karena kan ada beberapa masyarakat itu ‘kok anak saya diPCR ini’ istilahnya saya yakin teman-teman di RS fasyankes sudah siap teknik pengambilan swab PCRnya ke anak-anak mungkin mereka sudah tahu lah SOPnya,” ujarnya.

Aturan wajib PCR maksimal 3x24 jam bagi anak yang melakukan perjalanan baik transportasi udara, laut dan darat berlaku mulai 24 Desember sampai 2 Januari 2022.

Menurut Eman Prasetyo, pelaksanaan tes Covid-19 semua sudah terkoneksi dengan aplikasi Peduli Lindungi. Penggunaan aplikasi peduli lindungi di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sendiri sudah mencapai 90 persen. Sehingga pelaku perjalanan cukup melakukan scan barcode di bandara, terminal maupun Pelabuhan, kecuali terjadi masalah pada aplikasi barulah hasil tes ditunjukkan secara manual kepada petugas KKP. (foto: skata)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar