Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Paling Banyak Terjaring dari Calon Penumpang Pesawat

KBRN, Palangka Raya: Sebagai rumah sakit yang melayani swab PCR, RSUD Doris Sylvanus juga membuka layanan bagi warga yang akan bepergian dengan moda transportasi udara. 

Direktur RSUD Doris Sylvanus, Yayu Indriaty, mengatakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kebanyakan justru terjaring dari calon penumpang pesawat yang melakukan tes PCR sebagai syarat penerbangan. 

"Malah yang banyak ketangkap itu pasien-pasien konfirm itu dari penerbangan, tapi mereka kan tanpa gejala. KTP macam-macam dari seluruh Indonesia. Karena yang terbang ini ternyata hasil swabnya positif di Doris Sylvanus, hasil pemeriksaannya. Jadi tertahan nggak bisa pulang," ujarnya. 

Menurut Yayu, rata-rata pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari calon penumpang pesawat terbang tidak menunjukkan gejala (OTG). 

Direktur RSUD Doris Sylvanus ini menambahkan pengobatan diberikan sesuai dengan gejala. Mereka yang menunjukkan gejala ringan akan diberikan terapi ringan. 

Namun Yayu mengungkapkan ada pula calon penumpang yang terkonfirmasi positif tidak mau datang untuk screening dan berobat. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kalteng, Erlin Hardi, mengatakan desakan untuk mengubah syarat penerbangan dari tes PCR menjadi antigen harus dilihat secara menyeluruh. 

Menurutnya, pemerintah berupaya mengantisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19 salah satunya dengan pembatasan mobilitas masyarakat. 

"Mobilisasi masyarakat itu juga salah satu bagaimana kita mengurangi bahkan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Masalahnya ada beberapa kabupaten kota ini kan ada tren kenaikan di Rt. Kayak di Katingan itu 2 koma sekian dia RT nya. Itu kan jadi sangat perlu kehati-hatian kita lagi," ujarnya kepada RRI, Kamis (21/10/2021). 

Erlin Hardi mengatakan, semua pihak harusnya sama-sama melihat bahwa risiko tetap ada bila ingin biaya perjalanan melalui udara lebih murah dengan hanya menggunakan antigen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00