Epidemilog: Target Testing Harian Kalteng Sudah Tercapai 95 Persen

KBRN, Palangka Raya: Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 1 November 2021. 

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 54 Tahun 2021, enam kabupaten/kota di Kalteng masuk dalam kriteria PPKM Level 2 termasuk Kota Palangka Raya sementara delapan kabupaten lainnya masuk kriteria PPKM Level 3.  

Ketua Umum Ahli Epidemiologi Indonesia Cabang Kalimantan Tengah, Rini Fortina, menjelaskan penentuan level PPKM saat ini lebih memperhatikan indikator effective reproduction number (Rt) ketimbang jumlah kasus, jumlah kesembuhan dan jumlah kematian. 

Menurutnya kebijakan ini diambil pemerintah pusat untuk mencegah pertumbuhan kasus baru seperti yang terjadi pada Juli lalu. 

"Tujuan dari level itu indikatornya jelas ada beberapa di sini termasuk persentase vaksin termasuk juga kapasitas respon kita di testing dan tracing seperti itu. Itunya yang dikuatkan jadi indikatornya lebih ke hulu atau lebih awal untuk dijadikan langkah-langkah pencegahan sehingga setelah perhitungan jumlah orang yang berisiko sehingga itu kita mengendalikan jatuhnya kasus," ujarnya kepada RRI, Selasa (19/10/3021). 

Menurut Rini Fortina, dalam melaksanakan pemeriksaan (testing) sesuai aturan Inmendagri, kabupaten/kota di Kalteng sudah memenuhi sekitar 95 persen dari jumlah target testing harian. 

Sesuai Inmendagri terbaru target testing harian di Kalteng sebanyak 390 yang dibagi per kabupaten/kota diantaranya Kotim minimal 66 sampel per hari, Kapuas 52, Kobar 45 dan Palangka Raya minimal 42 sampel per hari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00