Air Barito Turun, Sembilan Kecamatan Terdampak Banjir

KBRN, Palangka Raya : Hampir tiga pekan beberapa daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) terendam banjir. Tidak terkecuali di wilayah Barito dan Kota Palangka Raya, Ibukota Provinsi Kalteng.

Seperti di Kabupaten Barito Selatan, air sampai merendam 400 hektare lebih lahan sawah milik warga di Desa Damparan, Kecamatan Dusun Hilir. Selain itu, sejumlah desa juga terendam air terutama di bantaran Sungai Barito. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel, Alip Suraya, Rabu (22/9/21), mengatakan meski beberapa desa masih terendam air, namun tidak sampai memutus akses jalan menuju ke sejumlah kecamatan. 

Menurut Alip Suraya, berdasarkan data, warga terdampak banjir berada di tiga kecamatan serta sembilan desa. Saat ini kondisi air sudah mulai turun 3 cm, sehingga masyarakat mulai beraktivitas. 

"Hampir tidak ada akses terputus, baik itu wilayah sekitar DAS Barito atau daerah rendah. Tapi sudah masuk ke areal pertanian seperti di Desa Damparan, Kecamatan Dusun Hilir. Nanti dilihat lagi perkembangannya. Kan masih 10 hari banjir. Masalahnya musim hujan masih sampai Desember. Pada September atau Oktober kemungkinan tinggi lagi. Intinya kita sudah siap antisipasi," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00