FOKUS: #TANGGAP BENCANA ALAM

Pemprov Kalteng Salurkan Tiga Ribu Paket Sembako untuk Korban Banjir Kotim

KBRN, Palangka Raya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sebanyak 14 truk yang mengangkut tiga ribu paket sembako dilepas oleh Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (6/9/2021).

Gubernur Sugianto Sabran mengatakan bantuan kepada warga di kabupaten yang terdampak banjir diberikan secara bertahap. Setelah Kotawaringin Timur selanjutnya bantuan juga akan diberikan ke Kabupaten Katingan dan daerah terdampak lainnya.

“Bantuan ini untuk di daerah Kotim ada 3 ribu paket, 20 kg beras. Dan ada bantuan susu dan yang lainnya sembilan bahan pokok lah intinya. Terus untuk yang di Katingan kami koordinasi karena yang terdampak mungkin 12 ribu KK bahkan mungkin sampai 13 ribu KK. Ini nanti kami petakan nanti ada yang berat ada yang ringan. Yang berat ada perlakuan khusus untuk bantuannya. Yang ringan tadi saya katakan 10 kg beras dan kebutuhan sembilan bahan pokok yang mengikuti,” ujarnya.

Gubernur Sugianto Sabran mengatakan telah memerintahkan agar bantuan untuk warga di Katingan disampaikan paling lambat hari Kamis mendatang. Gubernur juga berharap bantuan sosial dapat langsung diberikan door to door kepada warga.

Pemprov Kalteng juga menurunkan tim medis untuk memberi pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengatakan tim kesehatan dikirimkan ke tiga titik yakni di Kuala Kuayan Kabupaten Kotawaringin Timur, Tumbang Samba Kabupaten Katingan dan Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan. Suyuti mengatakan tim tenaga kesehatan berangkat mendahului bantuan sembako.

“Untuk yang ke Tumbang Samba dipimpin oleh Direktur RS Doris, yang ke Kuala Kuayan dipimpin Direktur RSJ Kalawa Atei, yang ke Seruyan dipimpin oleh Sekretaris Dinkes Provinsi. Kita bawa obat-obatan secukupnya, kemudian membawa multi vitamin untuk dibagikan ke masyarakat, bawa juga makanan tambahan untuk ibu hamil sama balita serta masker secukupnya untuk mereka di sana,” tuturnya.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ada 11 kabupaten di Kalimantan Tengah yang terdampak banjir.

Menurut Plt. Kepala Pelaksana BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Erlin Hardi, empat kabupaten telah menetapkan status Tanggap Darurat Banjir yakni Kotawaringin Barat, Katingan, Kotawaringin Timur dan Seruyan. Sementara Pemerintah Kabupaten Lamandau dan Pulang Pisau menetapkan status Siaga Darurat.

“Kalau dari laporan itu ada 11 kabupaten yang terdampak banjir tetapi yg kondisinya paling parah ini seperti yang kita tahu di Katingan, Kotim, Kobar kemudian di Seruyan. Kemudian di Barut dan mura ada banjir, kemudian di Pulpis Lamandau itu juga ada banjir. Cuma kondisi yang paling parah itu beberapa kabupaten tadi,” tuturnya.

Selain bantuan sosial, menurut Erlin upaya penyelamatan warga menjadi yang utama. Pemerintah Kabupaten di daerah terdampak banjir seperti di Katingan menurutnya sudah mendirikan Posko dan dapur umum untuk langkah awal penyelamatan warga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00