Dampak Perpanjangan PPKM Level 4 di Kota Palangka Raya

KBRN, Palangka Raya : Gubernur Kalimantan Tengah telah mengumumkan perpanjangan PPKM level tiga dan empat dibeberapa Kabupaten dan kota. H. Sugianto Sabran menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan khususnya para Bupati/ Wali Kota agar melaksanakan instruksi tersebut dengan sebaik-baiknya serta melaporkan pelaksanaannya kepada Gubernur selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng. Instruksi Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal 3 Agustus 2021 sampai dengan tanggal 17 Agustus 2021.

Penerapan PPKM dilakukan untuk meredam penularan lebih lanjut sehingga perlu diambil langkah-langkah yang tidak biasa dan bisa jadi tidak populer bagi masyarakat. Penprov. Kalteng harus menarik rem darurat untuk mengendalikan penularan Covid-19.

Menurut Gubernur penerapan PPKM level empat khususnya di kota Palangka Raya akan berdampak pada kehidupan masyarakat pada semua sektor non esensial.

"Seperti ditutupnya tempat hiburan malam, jam buka warung makan diatur, dilarang bepergian ke luar kota jija tidak penting amat, belajar dilakukan secara daring, perbatasan diperketat, ini semua dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran covid19,"pungkas Gubernur.

Sementara menurut pandangan Ketua Perhimpunan Perunggasan Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Andi Bustam aturan penerapan PPKM yang dikeluarkan pemerintah harus dipatuhi.

"Saya menghibau khususnya para pelaku usaha perunggasan agar mematuhi aturan yang ada, meskipun ini terasa pahit untuk dilakukan dan berdampak signifikan terhadap penghasilan, ini merupakan salah satu jalan untuk memutus matai rantai covid19, karena covid19 nyata adanya, demi keselamatan harus kita patuhi,"imbaunya.

Hal senada diutarakan salah satu Pelaku UMKM kota Palangka Raya, Sukamdiansyah sangat mendukung penerapan perpanjangan PPKM itu, "Saya sangat mendukung keputusan pemerintah itu, tapi saya juga berharap pemerintah harus membuat kebijakan untuk memberi bantuan yang sepadan kepada masyarakat kecil seperti kami ini untuk menghidupi keluarga khususnya pedagang yang mata pencaharian satu hari dapat, hari itu juga habis,"harapnya.

Untuk mendukung Pemerintah Kota Palangka Raya dalam penerapan PPKM level empat dan meringankan beban masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan mengambil langkah diantaranya memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri dan kelompok masyarakat rentan serta memberi bantuan modal bagi pelaku UMKM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00