813 Titik Panas Terpantau di Kalteng

KBRN, Palangka Raya : Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat, sejak awal Januari hingga 22 Juli 2021, berdasarkan pemantauan satelit ditemukan 813 titik panas tersebar di kabupaten dan kota. Oleh karena itu, Plt Kepala Pelaksana BPBPK, Erlin Hardi meminta setiap BPBD kabupaten dan kota untuk mewaspadai munculnya titik-titik api pada daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepada RRI, Sabtu (31/7/21), Erlin Hardi menerangkan, fungsi dari BPBPK provinsi hanya bersifat mensupport kabupaten dan kota dalam penanganan. Selain itu juga memetakan daerah rawan, sehingga dapat bersinergi dengan pihak lain dalam upaya menjaga serta mensosialisasikan bahaya karhutla. Salah satunya dengan cara memberikan informasi dan mengimbau kepada para anggota BPBD di daerah agar selalu siap siaga.

"Artinya setiap ada rapat itu, kita selalu menginformasikan untuk daerah-daerah yang rawan kebakaran agar kesiapsiagaan itu lebih ditingkatkan lagi. Nah apalagi ini sepertinya sudah memasuki musim kemarau," ujarnya.

Paling penting dalam menghadapi karhutla ditambahkan Erlin Hardi, dapat mempersiapkan sarana dan prasarana dalam mengantisipasi munculnya titik api dan juga sinergitas yang baik dalam melaksanakan kegiatan mitigasi dan antisipasi dini terhadap wilayah-wilayah yang rawan terjadi kebakaran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00