Dinkes Kotim Klarifikasi Soal Limbah Medis yang Dibuang di TPS

KBRN, Palangka Raya: Ombudsman Kalimantan Tengah melakukan konfirmasi dan klarifikasi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur terkait pemberitaan di media cetak lokal bahwa ditemukan limbah medis yang dibuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) umum di Kota Sampit.

Pertemuan antara perwakilan Ombudsman Kalteng bersama perwakilan Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur diadakan di ruang rapat Dinas Kesehatan Kotim, Selasa (15/6/2021).

Asisten Pencegahan Ombudsman Kalimantan Tengah, Meigi Bastiani, mengatakan kedatangan mereka ke Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur untuk mencari tahu informasi yang lebih jelas mengenai limbah medis di TPS.

"Ombudsman ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi sehingga muncul berita seperti itu. Apakah benar adanya atau tidak. Apabila benar kami ingin tahu dari mana asal limbah tersebut, karena itu tentunya sangat membahayakan bagi warga terlebih petugas kebersihan," jelas Meigi.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kotim, Bakhrudin, mengakui adanya limbah medis di TPS di Sampit namun menyangkal limbah medis berasal dari fasilitas kesehatan.

"Ya memang betul ditemukan adanya beberapa limbah medis di TPS warga, tetapi dapat saya pastikan limbah tersebut bukan berasal dari fasyankes kita," ujar Bakhrudin.

Lebih lanjut Bakhrudin menambahkan bahwa fasyankes yang berada di bawah naungan Dinkes Kotim telah memiliki izin resmi serta telah berkomitmen untuk mengelola limbah medis yang dihasilkannya. Terlebih selama ini Dinkes Kotim juga telah mengkoordinir pengelolaan limbah medis dengan bekerja sama dengan pihak ketiga.

"Kemungkinan limbah medis yang dibuang sembarang tersebut berasal dari praktik kesehatan mandiri (bukan berbentuk fasyankes). Tapi ini masih dugaan kami, selanjutnya akan kami cari tahu," sambung Bakhrudin. (Sumber: rilis)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00