FOKUS: #PPKM MIKRO

Instruksi Gubernur PPKM MIKRO- Bupati/Wali Kota Harus Serius

KBRN,Palangka Raya : Instruksi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro telah dimulai sejak 23 Maret hingga 4 April 2021 lalu saat ini terus berlanjut khususnya di wilayah Kota Palangka Raya. Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran meminta jajaran bupati/wali kota agar terus meningkatkan pengawasan pada kelurahan maupun desa, agar dapat menyukseskan kegiatan tersebut. Sementara itu

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani jumat (090421) menjelaskan, sampai saat ini pihaknya ikut berperan dalam PPKM Mikro untuk lebih berfokus pada pendampingan. Dijelaskannya , pelaksanaan PPKM Mikro kurang lebih seperti tupoksi Tim Satgas. Ada sosialisasi, edukasi, hingga operasi yustisi penegakan protokol kesehatan 3 M.

” kelurahan dan kecamatan yang ikut PPKM Mikro, semua data akan dikompilasi oleh Tim Satgas Covid-19 Kota di BPBD, yang nantinya akan menjadi bahan untuk pelaporan langsung ke pusat.  Dalam pendampingan, kita akan terus berdiskusi dan berkoordinasi bagaimana penanganan pandemi ini agar lebih massif dan efisien,” jelas Emi

Pemko melalui Tim Satgas Covid-19 akan memberlakukan kembali jam malam. Hal ini dilakukan mengingat  kasus sebaran Covid-19 di Kota Palangka Raya terus meningkat signifikan. Dalam Instruksi Gubernur Kalteng No 180.17/24/2021, tertanggal 19 Maret 2021. menegaskan bupati/wali kota dan jajaran terkait, didukung pemerintah pusat dan Pemprov Kalteng, harus serius mengoptimalkan pelaksanaan PPKM Mikro di Kalteng.  

Lewat kegiatan ini, di harapkan penyebaran Covid-19 di Kalteng dapat dikendalikan, bahkan segera diakhiri.

” kami minta bupati/wali kota, camat, kades dan lurah didukung TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat serius melaksanakan langkah-langkah strategis, demi efektifnya PPKM Mikro,” kata Sugianto Sabran

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00