FOKUS: #PILKADA 2020

Hasil Hitung KPU Kotim Belum Final, Data Masuk Baru 49 Persen Lebih

KBRN, Palangka Raya : Proses perhitungan suara Pilkada Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berlangsung hingga saat ini. Namun hasil perolehan sementara, bisa dipantau melalui situs KPU. 

Berdasarkan hasil dari C Hasil-KWK yang telah dikumpulkan pada situs tersebut, pasangan nomor urut 1 Halikinnor Irawati untuk sementara memperoleh 32,8 persen suara, disusul pasangan Suprianti Rambat-Muhammad Arsyad 27,7 persen. Kemudian pasangan Muhammad Rudini Darwan Ali-Samsudin dengan 26,7 persen dan Taupik Mukri-Supriadi 12,7 persen. Sejauh ini baru 442 masuk dari 894 TPS atau sekitar 49,44 persen. 

Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan, data yang ditampilkan pada menu hitung suara adalah data yang hasil foto formulir model C Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). 

Apabila terdapat kekeliruan data pada formulir model C Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat selanjutnya. 

Siti meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil rekapitulasi suara karena harus melewati beberapa tahapan tersebut. 

"Kami mempersilahkan tim dari masing-masing pasangan calon, untuk mengawal proses pleno di setiap tingkatan agar mengetahui hasil sebenarnya," tambah Siti, Senin (14/12/20).

Sementara itu, terkait persentase tertinggi sementara versi Sirekap KPU, Calon Bupati Halikinnor meminta para relawan dan tim pendukungnya untuk tetap tenang dan menunggu hasil hitungan resmi dari KPU Kotim.

"Meskipun yakin memenangkan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 ini, tapi kami tetap menunggu hasil resmi dari KPU. Saya juga meminta kepada tim agar bersabar," ungkapnya. 

Sementara itu, calon bupati lainnya, Taupik Mukri, juga memilih menunggu hasil hitung resmi dari KPU, meskipun berdasarkan data sementara, dirinya bersama Supriadi mendapat persentase yang sangat kecil. 

"Kalau saya, maunya kami yang menang tapi kan semua pasangan calon maunya begitu juga. Saya meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, mengingat proses perhitungan suara masih panjang," imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00