Inilah Tiga Kabupaten Cukup Rawan Pilkada Kalteng

KBRN, Palangka Raya :  Kabupaten Kotim, Kobar dan Kapuas menjadi tiga daerah yang cukup rawan dalam pelaksanaan pilkada Kalteng  mendatang. Ini hasil dari kajian dan penggalian data dari Mabes Polri berdasarkan Indek Penilaian Keamanan atau IPK di Kalimantan Tengah.

Kepada RRI, Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rohmawan , Selasa (01/12/2020) mengungkap indeks penilaian keamanan atau IPK di Provinsi Kalimantan Tengah untuk pilkada mendtang dalam kategori yang rendah. Namun ada beberapa kabupaten yang memiliki IPK yang cukup rawan yakni Kotim, Kobar dan Kapuas. Ada sejumlah faktor kenapa tiga kabupaten ini cukup rawan dalam gelaran pilkada mendatang, Untuk Kotawatingan Timur , menjadi cukup rawan karena memiliki kantong suara bagi kedua kontestan cukup besar. Sementara Kobar juga menjadi zona cukup rawan karena kedua pasangan kontestan berasal dari dari daerah tersebut dan memiliki ikatan yang kuat dengan daerah tersebut. Sementara Kapuas juga cukup rawan karena salah satu kandidat yakni Ben Brahim pernah menjadi bupati di daerah tersebut.

“Namun tidak  hanya tiga kabupaten tersebut yang menjadi atensi kepolisian masih ada wilayah lain  seperti Seruyan, Katingan dan juga tentu Kota Palangka Raya”, jelasnya.

Sementara itu, menurut Ketua Bawaslu Kalimantan Tengah, Satriadi mengungkap kajian terhadap index kerawanan pilkada ini memang didasari atas aspek seperti halnya  ipoleksosbudhankam. Faktor ini akan terus diantisipasi ketika pilkada makin mendekat. Menurut Bawaslu, Kalimantan Tengah masuk pada kondisi sedang yang perlu diantisipasi bersama baik dari unsur pemerintah, pihak penyelenggara pemilu, pengwas hingg amasyarakat.

“Kerawanan seperti isu SARA, hoax, kampanye hitam, money politik hingga pelibatan ASN menjadi kerawanan yang harus diminimalisir bersama”,jelasnya.

Memang dunia politik selalu mendatangkan gelombang dan riak riak yang harus diwaspadai dan dikendalikan untuk tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan. Termasuk juga masyarakat harus dituntut lebih dewasa , cedas dan rasional dalam mengikuti gelarn pilkada ini. (NATA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00