Tidak Imbangnya Jumlah APK Pilgub Kalteng

KBRN, Palangka Raya : Masih maraknya Alat Peraga Sosial (APS) dan Alat Peraga Kampanye (APK) terpampang dipinggir jalan fasilitas umum tidak tertata dan tidak diletakkan sesuai zonasi yang telah disepakati sehingga terkesan kumuh. APS Alat Peraga Sosialisasi bergambarkan Foto Sugianto Sabran masih banyak terlihat dipinggir jalan seperti Baleho maupun Spanduk belum ditertibkan.

Termasuk Alat Peraga Kampanye milik paslon nomor urut dua Sugianto Sabran-Edy Pratowo terlihat manyoritas terpasang, sementara milik paslon nomor urut satu Ben Barahim-Ujang Iskandar tidak seberapa terpasang, sehingga terlihat ada ketidak seimbangan pemasangan APK sesama Paslon.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi menjelaskan berdasarkan aturan yang berlaku untuk jumlah pemasangan APK sudah diatur oleh KPU termasuk desain dan ukuran APK sudah diatur.

"Sebenarnya para tim kampanye tiap paslon tinggal mengajukan konsep dan desain untuk APK, KPU yang nanti yang membuatkan APK sesuai desain termasuk ukuran logo, nomor urut dll,"ucap Satriadi, Senin (12/10/2020. 

Menurut Satriadi, untuk memberi tindakan jika ada yang melanggar aturan pemasangan APK tidak sesuai aturan berlaku, tentu ada proses penindakannya.

"Iya, jika ada APK melanggar aturan pemasangan tidak sesuai zonasi yang ditetapkan, kita Bawaslu akan menyurati ke KPU, lalu KPU menyurati ke tim kampanye bersangkutan, agar menertibkan APKnya sendiri, jika tidak digubris, ya mau tidak mau kita cabut,"tegasnya.

Sementaa menurut Pengamat Politik Jovano Palenewen kampanye tujuannya adalah secara substansi untuk memperkenalkan para paslon dan menyampaikan visi-misi paslon, sehingga persoalan Alat Peraga Kampanye merupakan salah satu media untuk memperkenalkan diri para paslon yang maju pada pilkada 2020, melalui Baleho dan spanduk serta sejenisnya.

"sehingga diharapkan Bawaslu dan KPU harus benar-benar adil untuk kuota pemasangan APK pada tiap paslon, agar tidak ada komplain dikemudian hari,"pungkasnya.

Pilkada serentak akan diselenggarakan 9 Desember 2020, di Kalteng ada dua daerah yang menyelenggarakan pilkada, diantaranya pemilihan Bupati di Kotim, ada empat pasangan calon yang maju jadi kontestan dan di Provinsi Kalteng pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, ada dua pasangan calon yang maju pada pilkada 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00