Sekjen MADN Berharap Kalbar Bisa Tiru Kalteng Terbitkan Perda Perlindungan Peladang Tradisional

KBRN, Palangka Raya : Sekretaris Jendral (Sekjen) Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Yakobus Kumis mengatakan, langkah cepat yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan DPRD Kalimantan Tengah dalam menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Lahan disusul dengan Peraturan Gubernur (Pergub), merupakan tindakan nyata untuk melindungi masyarakat hukum adat di Bumi Tambun Bungai dari masalah hukum, terutama peladang tradisional dalam membuka lahan untuk bercocok tanam dengan cara dibakar. 

Yakobus pun berharap, hal serupa juga bisa segera diikuti oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), lantaran hingga saat ini diakui Yakobus, di Kalbar sendiri, perda yang sama belum ditetapkan. Mengingat Kalteng telah lebih dahulu menyetujui perda serupa. 

"Mudah-mudahan, tahun depan Pergub Kalbar Nomor 103  tahun 2020 tentang perlindungan terhadap para peladang bisa segera diperdakan," katanya ketika berada di Palangka Raya, Rabu (5/8/20).

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, Agustiar Sabran menegaskan, begitu penting sosialisasi kepada aparat penegak hukum untuk menyamakan persepsi di lapangan, apabila pergub tersebut telah selesai ditandatangani, mengingat dalam waktu dekat, sudah memasuki musim tanam bagi para peladang. 

Artinya ditambahkan anggota DPR RI Komisi III Bidang Hukum ini, khusus bagi masyarakat adat yang ingin membakar lahan, wajib  mengikuti aturan sesuai perda yang diatur di dalam pergub, termasuk tidak diperbolehkannya ladang berpindah.

"Dengan diterbtikannya pergub, gairah peladang untuk bercocok tanam bisa kembali. Disamping itu, bisa membangkitkan semangat generasi penerus para petani untuk mengikuti langkah orangtuanya untuk mengelola pertanian, terlebih secara professional atau modern, sehingga bepengaruh dengan peningkatan perekonomian keluarga," imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00