Alat Pengukur Kualitas Udara Di Palangkaraya Rusak

KBRN, Palangkaraya : Alat pengukur kualitas udara di Palangkaraya alami kerusakan, sehingga grafik yang biasa menunjukkan level berbahaya dan tidak, saat ini di tutup lakban oleh petugas berwenang.

Menanggapi rusaknya alat pengukur udara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palangkaraya Emy Abryani menyesalkan hal itu, menurutnya pejabat berwenang seharusnya melakukan pengecekan dan perawatan secara berkala, sebab keberadaan alat tersebut sangat penting bagi masyarakat, guna mengetahui kualitas udara terkini seiring masih munculnya kabut asap tipis.

“Tentu kita sesalkan ya alat pengukur udara rusak, sebaiknya secepatnya diperbaiki, agar menjadi rujukan bagi masyarakat terhadap baik buruknya kualitas udara yang dihirup hari ini,” kata Emy kepada RRI Rabu (6/11/2019)

Ia menambahkan, sejak alat pengukur udara rusak, otomatis bpbd menggunakan rujukan alat pengukur udara yang ada di Kecamatan Jekan Raya, untuk memantau sejumlah titik api kebakaran hutan dan lahan. Fokus utama bpbd saat ini melakukan pemadaman di wilayah kecamatan sebangau, meskipun wilayah lain seperti Jekan Raya juga tidak luput dari pemantauan petugas gabungan di lapangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00