Andina Theresia Narang: Perempuan di Kalteng Sudah Melek Politik

KBRN, Palangka Raya: Keterwakilan perempuan di Lembaga legislatif yakni DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mencapai 33 persen. Jumlah ini telah melampaui kuota standar yang diberikan pemerintah.

Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Kalimantan Tengah, Andina Theresia Narang, pada Peringatan Hari Perempuan Internasional 8 Maret mengatakan selain di lembaga legislatif, perempuan-perempuan di Kalteng juga cukup banyak yang menduduki kursi kepemimpinan di Lembaga eksekutif.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah ini mengatakan dari 14 kabupaten/kota di Kalteng, terdapat sebanyak 7 kepala daerah dan wakil kepala daerah perempuan.

“Baik bupati maupun wakil bupati di Kalteng hampir setengahnya dipimpin perempuan. Juga beberapa pimpinan DPRD provinsi kita, wakil ketua DPRD kita dipimpin perempuan juga. Ada keterwakilan perempuan di pimpinan kita. Begitu juga di kabupaten. Saat saya kunjungan kerja ke luar daerah banyak di luar kalteng yang belum mencapai 30 persen kuota kita. Dan itu menjadi apresiasi yang terbesar bagi perempuan di Kalimantan Tengah,” ujarnya saat Dialog Kalteng Menyapa, Selasa (8/3/2022).

Menurut Andina Theresia Narang hal ini menunjukkan bahwa perempuan di Kalteng sudah melek politik. Perempuan sudah mau bersuara dan peduli terhadap politik di Kalimantan Tengah.

Namun diakuinya, masih banyak permasalahan yang dihadapi perempuan di Kalteng diantaranya kekerasan seksual perempuan dan anak serta perkawinan usia anak. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius Kaukus Perempuan Parlemen Kalteng.

Andina Theresia Narang juga menyampaikan harapan agar Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) dapat disahkan tahun ini juga. Menurutnya, rekan-rekan senior di DPR RI bekerja dengan sangat keras untuk dapat segera memparipurnakan RUU TPKS. 

Apabila RUU TPKS ini disahkan menjadi Undang-Undang, Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Kalteng ini berjanji akan menindaklanjuti dengan penyusunan Raperda untuk memberikan payung hukum bagi perlindungan perempuan di Kalteng. (foto: kaltengtoday)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar