Pengurus IODI Kalteng Dilantik, Gaspol Akan Ikuti Kejurnas Dansa di Jakarta

KBRN, Palangka Raya : Sejak tahun 2018 vakum, Pengurus Provinsi Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah terbentuk dan sudah dilantik, Pengurus IODI masa bakti 2021-2025 dipimpin oleh ketua umum dokter Mikko Uriamapas Ludjen, Sp, OG.,MKes.

Dr.Mikko menyampaikan, tugas kedepan mencetak atlet berprestasi, menyiapkan pelatih bersertifikat, karena animo peminat olahraga dance sport di Kalteng ini cukup banyak. Saat ini tidak hanya dansa saja yang dibina, beragam nomor yang dibina seperti tarian daerah line dance dan masih banyak lagi, semuanya akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Sumut-Aceh.

"Harapan saya Kalteng dapat menciptakan atlet yang bisa dipandang bahkan bisa menyumbang medali di PON, dan saya menargetkan ada atlet Kalteng bisa mengikuti SEA Games, Asian Games bahkan kejuaraan dunia lainya. Tujuannya agar nama Kalteng harum dikancah nasional bahkan internasional melalui cabor Dansa,"ungkap dr.Miko, Senin (23/05/2022).

Mikko juga menyambut baik adanya rencana PP IODI mau mengirimkan pelatih ke Kalteng. Ini kesempatan bagi atlet Kalteng mendapatkan ilmu kemudian di kembangkan lebih lanjut sebagai modal untuk mengikuti kejuaraan. 

"Saya mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah daerah dalam mencetak dan membina atlet dansa Kalteng untuk meraih prestasi,"harapnya.

Sekretaris umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalteng H.Elbadi Fardian menyampaikan, sejak 2018 kepengurusan IODI Kalteng vakum dan demisioner oleh sebab itu KONI selaku induk organisasi dan koordinator Cabor berprestasi merasa perlu untuk membina para anggotanya. 

"Kita lakukan pendekatan dan akhirnya pengurus IODI di Kalteng dapat terbentuk dan dilantik, saya yakin dibawah kepemimpinan Ketum IODI Kalteng yang baru dr.Miko cabor Dansa di Kalteng dapat bangkit dan berkembang,"tuturnya.

Dalam waktu dekat IODI Kalteng akan mengikuti Kejurnas di Jakarta, KONI sangat mendukung dan mengharapka IODI Kalteng mampu meraih medali di Kejurnas.

"Tanggal 10 Juni mereka sudah berangkat ke Jakarta melakukan pelatda terlebih dahulu, sebelum bertanding, kita berharap cabor Dansa Kalteng mampu meraih prestasi minimal mendapat medali,"pungkasnya.

Yang perlu diperhatikan bagi Pengurus yang baru adalah PON yang akan digelar 2024 nanti, dimana PP IODI mengajukan 21 kategori lomba dari sebelumnya 17 kategori. Tambahan kategori salah satunya adalah dance tradisional yang sudah dipertandingkan pada pra PON Papua menuju PON Papua 2021. Kategori baru ini ada ketentuannya, batas waktunya 3 menit, harus ada unsur tarian budaya tiga, kostumnya mengikuti tiga tarian tersebut, ini bisa disosialisasikan ke sanggar-sanggar agar mempersiapkan hal itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar