Usai Menelan Kekalahan di PON XX Papua, Sepak Bola Kalteng Putri Dievaluasi

KBRN, Palangka Raya : Pekan Olahraga Nasional (PON) sudah usai, Evaluasipun akan dilakukan oleh Pengurus dan Tim Pelatih Cabang Olahraga Sepakbola Putri "Kalteng Putri", karena Sepakbola putri merupakan cabor yang lolos Pra PON namun di PON kurang beruntung belum mampu meraih prestasi terbaiknya.

Menurut Pelatih Sugianto yang juga turut mendampingi Timnya berlaga di PON Papua, yang perlu dievaluasi adalah Skema Difen (Skema Bertahan), karena pada saat bertanding di ajang bergengsi itu, seluruh pemain tidak menerapkan skema difen yang sudah dilatih sejak Pra PON dan hingga persiapan menuju PON Papua.

"Strategi Skema Difen ini dari awal mengikuti Pra PON tim Kalteng Putri mampu lolos ke PON,"sebut Sugianto, Jumat (22/10/2021).

Ia mengakui permainan anak didiknya itu sejak melawan DKI Jakarta di PON melenceng dari yang diharapkan tidak menetapkan skema Difen tersebut. 

"padahal sebenarnya lawan tidak terlalu berat untuk dihadapi, namun karena pemain tidak menerapkan skema Difen sesungguhnya, akhirnya kalah 1-0 atas DKI Jakarta itupun gol bunuh diri, kedepan Saya pikir ini harus kita perbaiki, seluruh pemain akan kita panggil dan evaluasi keseluruhan,"pungkasnya.

Sepakbola Putri merupakan aset yang berharga bagi Bumi Tambun Bungai dibanding pemain putranya, karena sudah berpengalaman lolos ke PON sedangkan Putranya belum pernah merasai lolos ke PON, ini modal baik bagi Kalteng Putri dan bahkan sudah ada empat pemainnya dipanggil mengikuti Pelatnas untuk bergabung pada TIMnas Indonesia persiapan AsianGames mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00