KONI Kalteng Akan Lakukan Evaluasi Seluruh Cabor

KBRN, Palangka Raya : Kalimantan Tengah mengikuti 19 cabang olahraga (Cabor) pada PON XX Papua 2021, hanya 15 cabor tanpa medali untuk kontingen Kalteng, hal ini akan segera dievaluasi. KONI Kalteng akan mengkaji penyebab tidak tercapainya target medali emas di PON Papua 2021.

Sekretaris Umum KONI Kalteng Elbadi Fardian alias H.Dodi mengatakan akan segera mengevaluasi cabang olahraga (cabor) yang tak bisa menyumbangkan medali.Dikatakan perlu mengevaluasi karena pada PON Medan-Aceh 2024 nanti tantangannya lebih berat lagi. Dan persaingan lebih ketat lagi.

"Rencana evaluasi menyeluruh usai PON ini. Dan menunggu suasana sudah tenang, KONI akan melaporkan terlebihdahulu kepada Gubernur terkait hasil PON ini, kemudian akan evaluasi menyeluruh, tidak hanya Cabor dayung saja tetapi sistematik. Termasuk program kerja ke depan, dan masukan dari para ahli serta tokoh olahraga sangat diharapkan untuk kemajuan olahraga di Kalteng lebih baik lagi,"ungkap H.Dodi. Senin (18/10/2021).

Sebenarnya, kata H.Dodi, masih ada cabor yang tidak layak berangkat ke PON Papua, tapi dipaksakan, sehingga hasilnya tidak maksimal. Ini yang perlu di perbaiki kedepannya. istilah tiket jatah dari PB PON untuk cabor perlu dipertimbangkan lagi. 

"Karena mengikuti PON ini adalah cabor yang berprestasi, cabor yang berkualitas yang berhak ikuti event empat tahunan nanti di Medan-Aceh,"sebutnya.

Sementara, Pelatih Dayung Kalteng Ghandi yang juga mendampingi atlet dayung berlaga di PON Papua, mengatakan KONI Kalteng harus mempersiapkan seluruh cabor yang ingin bertanding di PON itu harus benar-benar dipersiapkan dengan serius sejak dini, dilihat cabor mana yang dapat diandalkan untuk meraih medali, bukan asal dikirim. 

"Saya berharap khusus cabor Dayung ke depannya seluruh tim dayung terus kontinyu dengan latihan guna mempersiapkan 4 tahun ke depan PON di Medan-Aceh,"harapnya.

Untuk diketahui Kontingen Kalteng telah memboyong 13 medali terdiri dari 2 emas, 6 perak, 5 perunggu yang disumbangkan dari dayung, panahan,Atletih dan catur tersebut sudah maksimal.Jika dibandingkan perolehan medali dengan PON Jabar, hasil PON di Papua melebihi dari PON Jabar, hanya saja kurang pencapaian satu medali emas ini disebabkan, karena ada kendala yang dihadapi cabor dan KONI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00