Persyaratan Mengikuti PON Papua, Kontingen Kalteng Tes Swab PCR di RS Bhayangkara

KBRN, Palangka Raya : Kontingen PON Kalimantan Tengah melakukan tes swab PCR di RS Bhayangkara Jl.A.Yani Palangka Raya untuk persyaratan keberangkatan ke Papua. 

Kontingen PON Kalteng dilayani secara bertahap sesuai jadwal keberangkatan para cabang olahraga (cabor), Untuk diketahui, Kontingen PON Kalteng dibagi empat cluster sesuai pembagian venue dari Tuan Rumah, ada cluster Kota Jayapura, cluster Kabupaten Jayapura, Cluster Merauke dan cluster Mimika.

Hari ini Senin (20/09/2021) Tim Cluster Mimika khusus Official ada lima orang terdiri dari Ketua tim (Nurani Mahmudin), Wakil Ketua (Eddy Gatot), Petugas IT (Robet), Humas (Gordon) dan driver (Gusti) lakukan Tes swab PCR. Usai PCR, Ketua Tim cluster Mimika, Nurani Mahmudin mengatakan tim Mimika ada lima orang sudah tes swab PCR di RS Bhayangkara, dia berharap hasil tes semuanya negatif, sehingga tim official dapat berangkat bersama-sama tidak ada yang ditinggal.

"Tes PCR ini merupakan persyaratan untuk penerbangan, kita berharap semua negatif, karena official ini akan melayani dan mengawasi para atlet dan pelatih di Mimima selama bertanding di PON,"tuturnya.

Sementara untuk atlet, pelatih dan official tiga cabang olahraga khusus Cluster Mimika yaitu Cabor Atletik, Biliar dan Panjat Tebing, mereka akan dites PCR sesuai jadwal keberangkatan mereka, Cabor atletik tgl 23 september 2021, Biliar dan Panjat Tebing sama-sama tgl 28 september 2021.

"Kami akan menunggu kedatangan mereka para cabor dan siap melayani mereka, kita juga berharap seluruh atlet dan pelatih serta offialnya hasil tes PCRnya negatif,"harapnya.

Sementara, Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Sekum KONI) kalteng, Elbadi Fardian, mengatakan sesuai standar PB PON, utuk penerbangan harus ada syarat PCR, apalagi mau ke papua wajib PCR, sehingga rombongan Kalteng wajib PCR, tiap rombongan cluster berbeda jadwal terbang dan begitu juga tes PCRnya.

"Jadwal penerbangan atau keberangkatan kontingen sudah diatur, berangkat secara bertahap, otomatis jadwal tes PCR menyesuaikan jadwal keberangkatan, satu hari sebelum berangkat harus mengikuti tes PCR di Bhayangkara,"sebutnya.

Untuk hasil, sebagian hasil PCRnya ada yang gejala positif, tapi hal itu sudah ditangani tim kesehatan, diharapkan semua kontingen dapat diberangkatkan ke Papua untuk mengikuti PON XX. 

"Untuk atlet dan pelatih sebelum keberangkatan agar disiplin menjaga diri terkhusus kesehatannya, supaya hasil tes PCR aman, sehingga tidak terkendala untuk berangkat ke PON,"imbuhnya.

Sementara Defile, menurut informasi opening atau pembukaan rencanya akan dibuka oleh Presiden RI Jokowidodo, Presiden meminta Opening dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) secara ketat, tiap kontingen mengirimkan utusannya 10 orang untuk mengikuti opening.

"Pada pembukaan atau opening nanti Kalteng akan menampilkan kebudayaan Kalteng seperti menampilkan tari-tarian khas Kalteng dan busana khas Kalteng, nanti pada saat melintasi panggung kehormatan dihadapan Presiden penari kita akan menunjukkan tari khas Kalteng, hal ini juga sesuai permintaan Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran saat acara pelepasan kontingen,"tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00