Cabor Unggulan Turun Kejalan : Lima Bulan Belum Dapat Uang Saku

KBRN, Palangka Raya : "kami mengharapkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar memenuhi keluhan kami, kami sudah lima bulan belum mendapatkan uang saku selama mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON XX) Papua 2021," orasi para atlet cabang olahraga dayung PON Kalteng yang turun ke jalan, Selasa (22/06/21).

Sekitar puluhan Atlet cabor unggulan itu turun kejalan sambil membawa spanduk bertuliskan 'Cabor Unggulan, Tapi Uang Saku Lima Bulan Belum Dibayar #PON' mereka menyuarakan keluhannya persis dilampu merah pertigaan jalan MH.Thamrin dan jalan yos soedarso.

Selain mengorasikan seluruh keluhan mereka, mereka juga sambil meminta sumbangan ke para pengendara yang melintasi ruas jalan yos soedarso, meminta sumbangan dengan memakai kardus bertuliskan 'mohon bantuan sumbangan untuk cabor dayung menuju PON Papua 2021' hasilnyapun tak seberapa dapat, miris rasanya.

Saat dikomfirmasi RRI kepada Pelatih Dayung PON Kalteng, via telpon terkait aksi itu, Jhontravolta membenarkan adanya aksi tersebut, menurutnya tidak ada salahnya para atlet menuntut haknya, sementara kewajiban mereka sebagai atlet sudah mereka lakukan.

"Kan kasihan mereka sudah mati-matian latihan untuk mempersiapkan menuju PON, rutin loh latihan, gak taunya...itu yang terjadi, mereka melakukan aksi, itu murni ide dari mereka, kita sebagai pelatih tidak ada wewenang menahan mereka, porsi kita sebagai pelatih hanya sekedar melatih para atlet, kita diamanahkan untuk melatih, membina atlet menjadi atlet berprestasi," pungkasnya.

Harapannya keluhan para atlet cabor unggulan ini dapat dipenuhi oleh pemerintah provinsi, mengingat perhelatan event empat tahunan itu sebentar lagi akan berlangsung, tepatnya bulan Oktober 2021 di Papua.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00