Syaufwan Hadi Minta Pemberantasan Narkoba Diusut hingga ke Akar

  • 09 Jul 2026 19:55 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan narkotika menyusul tragedi gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

Menurut Syaufwan, peristiwa tersebut bukan hanya menjadi duka mendalam bagi institusi kepolisian dan masyarakat, tetapi juga menjadi peringatan bahwa ancaman sindikat narkotika telah berada pada tingkat yang sangat serius.

“Kejadian dan tragedi gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan merupakan duka mendalam sekaligus alarm keras bagi penegakan hukum di Indonesia. Peristiwa yang terjadi di Desa Tumbang Kalemei, Kalimantan Tengah ini membuktikan bahwa ancaman sindikat narkotika telah memasuki fase yang sangat berbahaya,” ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.

Ia menilai tindakan para pelaku yang melakukan penganiayaan hingga menyebabkan aparat gugur merupakan bentuk perlawanan terbuka terhadap negara. Karena itu, aparat penegak hukum perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola operasi di lapangan, terutama terkait keselamatan personel.

“Tindakan komplotan bandar yang melakukan penganiayaan hingga pembunuhan merupakan perlawanan terbuka terhadap kedaulatan negara. Penegak hukum wajib melakukan evaluasi taktis menyeluruh terkait jaminan keselamatan personel di lapangan. Setiap operasi di area berisiko tinggi wajib diperkuat oleh peta informasi yang presisi dan dukungan perlengkapan proteksi yang memadai,” katanya.

Syaufwan menegaskan aparat tidak boleh gentar menghadapi jaringan narkotika dan harus membongkar seluruh mata rantai peredarannya hingga ke aktor utama. “Aparat tidak boleh mundur dan harus menindak tegas serta mengusut tuntas jaringan ini sampai ke gembong utamanya. Penggunaan senjata tajam dan senjata rakitan oleh pelaku menunjukkan perlunya klasifikasi ancaman narkoba sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang setara dengan terorisme,” katanya dengan tegas.

Menurut dia, peredaran narkoba kini telah menjadi ancaman serius bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia maupun kondisi ekonomi. “Kejahatan narkoba memang benar-benar sudah sangat berbahaya dan sangat mengancam semua tingkatan generasi dan tingkat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....