Mengatasi Strees Menentukan Masa Depan di Usia 20 hingga 25 tahun

KBRN. Palangka Raya;  Kondisi krisis / stres yang muncul pada rentang usia seperempat abad (quarter life) atau pada usia awal 20an hingga 25 tahun adalah hal biasa, dengan ciri ciri diantaranya kecemasan terhadap masa depan, kebingungan akan hal yg harus dilakukan pada fase hidup selanjutnya, hingga stres terkait kondisi hidup yang secara subjektif dirasa tidak ideal.

Psikolog Frakhrisina Amalia Rivieq,M.Psi mengungkapkan ada beberapa langkah yang harus disadari oleh keluwarga dan lingkungannya, jika memiliki anggota keluwarga diusia 20 hingga 25 tahun, tetapi masih bingung menentukan tujuan masa depannya. Khusus kepada Pemuda atau Remaja tersebut harus diberika penertian bahwa capaian hidup setiap manusia berbeda, maka hendaknya mereka memiliki beberapa cadangan rencana selain cita cita utama, karena kenyataan sering kali tidak sejalan dengan keinginan.

" maka hendaknya para remaja atau generasi muda untuk memberi waktu bagi dii sendiri, agar fokus kapada proses perjalanan hidup bukan hanya menulai hasil semata, dan memiliki tujuan yang kongret guna jalan hidup lebih terarah, " Tegas Fakhrisina Amaleia.senin, ( 8 Maret 2021 ).

 Frakhrisina Amalia Rivieq,M.Psi menambahkan, jika para remaja mampu nmelewati krisis penentuan tujuan masa depan diusia 25 tahun, maka dirinya akan memiliki kepribadian kuat untuk menjadi orang yang mandiri. Namun jika masih kebingungan hingga melewati usia tersebut dikhawatirkan akan mempengaruhi psikis dan kehudupannya. ( Supriani ).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00