Masa Pandemi, Gizi Harus Terpenuhi

KBRN, Palangka Raya : Selain arahan untuk bersikap tertib dan disiplin menjaga jarak atau memakai masker di masa pandemi covid 19. Ada hal lain yang sebenarnya sangat penting yang jarang dilupakan. Yakni selalu memenuhi kesediaan gizi dan asupan nutrisi guna menopang raga dan kesehatan jiwa  masyarakat. Pasokan pangan yang berisikan protein , karbohidrat  dan komponen gizi lainnya juga menjadi hal yang tak kalah pentingnya menjaga kekuatan masyarakat. Dengan demikian jaminan dan supply untuk menjamin ketersediaan gizi ini menjadi sangat urgen kepentingannya.

Kepada RRI, seorang sosiolog Universitas Palangka Raya Suprayitno, Senin (25/01/2021) mengungkap, sebaiknya edukasi dan sosialisasi di masa pandemic covid tak hanya berkutat pada upaya memakai masker, dan menghindari kerumunan. Tapi juga mengedukasi masyarakat untuk bisa memenuhi gizi yang berimbang. Masyarakat sudah selayaknya terus didorong untuk mencukupi dan melengkapi vitamin, gizi dan nutrizi seimbang untuk mendukung daya tahan tubuh dan kesehatan ragawi di masa pandemic ini Selain juga pihak pemerintah harus berupaya memastikan jaminan dan stok pangan dan kebutuhan pangan masyarakat tercukupi. Selain itu juga masyarakat pun bisa membangun upaya perkebunan swadaya dengan menanam sayur atau buah buahan di pekarangannya.

“ Upaya ini paling tidak menutupi kebutuhan pokok bagi masyarakat di saat pandemic,” jelasnya.

Hal senada juga disampaiakan salah seorang ahli gizi Palangka Raya, Khendra kepada RRI. Ia menyebut penegakan protokol kesehatan setegas apapun akan tidak berarti jika daya tahan tubuh lemah akibat kurangnya asupan gizi. Dengan demikian selain edukasi, masyarakat juga harus memperhatikan keseimbangan gizi terhadap makanan yang dikonsumsi.

“ Guna menjaga imunitas dan ketahanan tubuh memang memerlukan banyak makanan berserat, sayur dan buah buahan. Selain juga menjaga pola tidur dan kesehatan sebaik mungkin,” jelasnya.

Edukasi mengenai protokol kesehatan memang sangat penting, namun yang tak kalah pentingnya adalah edukasi soal menjaga keseimbangan gizi di masa pandemic ini. Jangan sampai masyarakat menjadi rentan akibat kurangnya asupan dan keseimbangan gizi di dalam tubuh. (NATA).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00