Berkunjung ke Rumah Singgah Anjing Terlantar Palangka Raya

KBRN, Palangka Raya: Berawal dari rasa iba terhadap anjing sakit dan terlantar yang ditemui di jalan, sepasang suami istri di Palangka Raya, Agung Priantoko dan Testi Priscilla, berinisiatif menjadikan rumah mereka sebagai rumah singgah. Di halaman belakang rumah tipe 36 yang mereka tempati dibuat kandang untuk menampung anjing-anjing yang ditelantarkan begitu saja oleh pemiliknya.

Pemilik sekaligus pengurus Rumah Singgah Anjing Terlantar (RSAT) Palangka Raya, Testi Priscilla, menceritakan saat ini sudah 4 tahun lebih sejak ia dan suami memutuskan untuk merawat dan memberi makan anjing terlantar. Saran untuk mendirikan rumah singgah bagi anjing terlantar sendiri awalnya dilontarkan seorang teman saat suami istri ini menceritakan tentang penemuan anjing  terlantar di sekitar tempat tinggal mereka.

 “Setelah itu kami posting. Setelah itu banyak laporan anjing terlantar, anjing yang sakit. Akhirnya berlanjut dari Juni 2016 itu berlanjut kami, ada yang laporan anjing yang sakit kami datengin. Anjingnya kami bawa kami obati, kami bawa ke dokter hewan sampai ngutang ke dokter hewan langganan,” kisahnya kepada RRI, Jum’at (27/11/2020).

Testi menuturkan saat ini ada 13 anjing yang sedang dirawat di rumah singgah anjing terlantar. Sementara untuk jumlah total anjing yang sudah dirawat sudah tidak terhitung karena sebagian ada yang sudah diadopsi, ada yang melahirkan dan ada juga yang akhirnya mati di rumah singgah. Testi menjelaskan sebelum dibawa ke rumah singgah, anjing-anjing terlantar terlebih dahulu dibawa ke dokter hewan untuk diperiksa dan diobati.

Menurut Testi banyak adopter yang datang mencari jenis anjing ras, namun yang ada di rumah singgah anjing terlantar semuanya jenis anjing kampung. Bagi mereka yang menyatakan bersedia mengadopsi anjing kampung tersebut pun tidak bisa langsung membawa pulang anjing yang ingin diadopsi.

Selanjutnya : adopter

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00