Libur Panjang Pandemi Covid-19 Masyarakat Tetap Lakukan Rekreasi

KBRN,Palangka Raya : Aktifitas libur Panjang di akhir Oktober 2020 banyak dimanfaat kan sebagaian orang untuk melakukan rekreasi mengunjungi lokasi wisata yang dapat menenangkan pikiran bersama keluarga atau bahkan melepaskan ketegangan pikiran usai aktivitas kantor yang padat selama pandemi covid-19 ini.

Namun tidak semua masyarakat melakukan kegiatan liburan dengan bepergian keluar kota, ada pula yang memanfaatkan libur panjang bulan oktober ini untuk beraktifitas di rumah saja. Bersama keluarga, apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19 seorang guru SDN di daerah pedalaman Gumumg Mas Kalteng Vera mengisi waktu luang selama libur panjang tahun ini dengan beraktifitas di rumah seperti berkebun atau menyalurkan hobi yang dimiliki.

” saya banyak memanfaatkan waktu luang untuk menyalurkan hobi saya berkebun karena hal tersebut sangat bermanfaat.” jelas Vera.

Sementara itu Tokoh masyarakat Yamin Muchtar mengatakan masa libur panjang ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan melakukan hal –hal yang bermanfaat sebaiknya tidak perlu melakukan perjalanan jauh agar dapat terhindar dari pandemi covid-19.

” selama libur panjang ini,jangan lupa tetap menjaga prokes jangan bepergian keluar daerah bila tidak terlalu penting,” kata Yamin Muchtar

Libur panjang tahun ini, yang merupakan cuti bersama dikhawatirkan akan berdampak pada penyebaran Covid-19. Menteri Tito Karnavian telah menerbitkan Surat Edaran Tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada Libur dan Cuti Bersama Tahun 2020. Salah satu poinnya, mengimbau masyarakat sedapat mungkin menghindari perjalanan.

Sementara itu Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pusat Wiku Adisasmito menjelaskan, dari pengalaman sebelumnya libur panjang memunculkan lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan. Lonjakan bahkan bisa mencapai 118 persen selama dua pekan.

" Karena libur panjang terbukti berdampak pada kenaikan kasus positif di tingkat nasional. Untuk itu saat libur panjang di akhir Oktober ini perlu pantuan arus mudik dan untuk tempat wisata perlu diawasi dengan ketat, dan pemudik wajib miliki surat Rapid tes,".

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00