Pergub Penegakan Hukum Disiplin Protokol Kesehatan Diharapkan Kurangi Kluster Covid-19

KBRN, Palangka Raya: Status perpanjangan kedua tanggap Darurat Bencana pendemi Covid-19 di Wilayah Kalimantan Tengah belum dicabut. Di sisi lain penerapan pola tatanan hidup baru yang mempersyaratkan perubahan perilaku harus dilakukan. Tujuannya agar semua dapat tetap menjalankan aktivitas sosial secara normal dan tetap produktif di tengah pendemi covid-19.

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, mengatakan upaya pengendalian Covid-19 yang dilakukan Kalteng utamanya dengan mengurangi jumlah pasien yang terpapar positif, mengurangi jumlah yang meninggal dunia dan meningkatkan jumlah kesembuhan.

“Upaya-upaya ini akan berhasil apabila kita semua disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Mari kita bangun kebersamaan, bergotong royong sesuai intisari Pancasila untuk mengakhiri Covid-19,” ujarnya saat bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan HUT ke-75 RI, Senin (17/8/2020).

Bahkan pada 14 Agustus lalu, Gubernur Sugianto Sabran telah menandatangani Pergub yang mengatur penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Diharapkan, Pergub yang merupakan turunan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tersebut dapat efektif meningkatkan disiplin masyarakat.

Penerapan protokol kesehatan secara disiplin, menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, merupakan cara paling efektif mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Kuncinya disiplin. Jadi kita hanya bisa menghentikan covid ini kalau kita sepakat menjalankan protokol kesehatan dengan bagus. Kan sudah ada riset semua orang pakai masker, jarak satu meter itu penularan nol persen. Tetapi kalau kemudian itu tidak dijalankan sampai kapan kita sanggup mengobati orang yang sakit. Meskipun angka kesembuhan kita cukup bagus, jauh di atas angka nasional loh ya; 74,5 persen. Tetapi kita tidak bisa menyandarkan diri di situ, kemampuan mengobati orang. Mestinya yang dilakukan adalah mencegah orang sakit dan itu bisa jalan kalau protokol kita jalan,” kata Suyuti.

Suyuti menambahkan pemerintah dan masyarakat harus berbagi tugas dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Pemerintah melakukan tugas 3 T (testing, tracing, treatment) sementara masyarakat tertib menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00