Dinas PPA : Keluarga Berperan Tumbuhkan Psikologis dan Kejiwaan Anak

KBRN, Palangka Raya : Keluarga dan orang tua disebut memiliki peran dalam menumbuhkan psikologis dan kejiwaan anak di masa mendatang. Keluarga juga diminta untuk memperlakukan anak secara manusiawi disertai dengan nilai kasih sayang, nilai moral dan norma agama yang tepat. Keluarga perlu menanamkan bahwa anak merupakan anugerah Tuhan yang berharga dan masa depan bagi bangsa dan Negara.

Kepada RRI, Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak  Kota Palangka Raya Syahdin Hasan , Senin (20/07/2020) mengatakan masyarakat perlu memahami  bahwa posisi dan kedudukan anak merupakan anugrah Tuhan yang Maha Kuasa yang amat berharga bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara.  Selain itu anak juga merupakan pelita hati yang menyenangkan,  menyejukkan dan meneduhkan hati keluarga. Anak anak juga merupakan asset dimana sekitar 20 hingga 30 tahun yang akan datang akan melanjutkan cita cita perjuangan dan melanjutkan kepemimpinan di masyarakat.  Dengan demikian anak-anak  harus diberikan ruang waktu upaya secara konstruktif agar bertumbuh kembang sebagaimana layaknya nilai kemanusiaan. Keluarga dan orang tua diminta  serius memberikan perlindungan kepada anak dan juga memberikan perlakuan  manusiawi dan sesuai norma agama dan sosial.

“Kekerasan yang menimpa anak justru akan memberikan dampak psikologi dan merusak pertumbuhan kejiwaan sehingga memunculkan  karakter buruk bagi anak. Memang ada  perlunya sensifitas terhadap kebutuhan anak sesuai tanggung jawab kemanusiaan manusia," jelasnya.

Lebih jauh Syahdin mengungkap, peringatan Hari Anak Indonesia akan menjadi momentum guna  merefleksikan dan mengevaluasi kembali seberapa besar kontribusi dalam rangka memberikan perlindungan kepada anak. Sehingga semua masyarakat menjadi lebih menyadari bahwa anak adalah harta yang berharga bagi dunia. (NATA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00