Ribetnya Perjalanan ke Luar Negeri Selama Pandemi Covid-19

KBRN, Palangka Raya: Melakukan perjalanan keluar kota dan keluar negeri di masa pandemi Covid-19 terbilang cukup rumit. Beberapa persyaratan harus dipenuhi untuk dapat terbang dengan pesawat diantaranya mengikuti rapid test bahkan pemeriksaan swab untuk perjalanan dari dan ke luar negeri.

Warga Palangka Raya yang baru kembali dari Amerika Serikat, Herlina Rianty, menceritakan pengalamannya untuk bisa pulang ke Palangka Raya pada Juni lalu. “Jadi saya waktu itu dari Amerika menuju ke Jakarta dan itu salah satu persyaratan wajibnya adalah harus punya surat swab gitu. Jadi harus swab, kalau dilakukan rapid test akan dilakukan swab atau kalau tidak bawa apa-apa harus swab kalau dari luar negeri,” kisahnya kepada RRI, Selasa (7/7/2020).

Herlina mengisahkan setiba di Jakarta surat pernyataan negatif Covid-19 yang ia punya tidak diterima dan ia harus langsung dikarantina di Wisma Atlet untuk keesokan harinya mengikuti pemeriksaan swab bersama ratusan orang lainnya.

“Bagusnya adalah semuanya dibiayai oleh pemerintah. Jadi di wisma atlet sendiri disediakan makan 3 kali sehari, swabnya juga gratis jadi semuanya di fasilitasi. Cuma kurangnya adalah di wisma atlet itu orangnya sangat banyak. Waktu saya kemarin itu seperti mungkin lebih dari seribu orang karena ada begitu banyak TKI dan ABK yang sama-sama pulang jadi itu menurut saya cukup berbahaya sih,” tuturnya.

Lebih lanjut Herlina mengisahkan keesokan paginya dia mengikuti pemeriksaan swab dan harus menunggu hasilnya keluar sekitar 4 hari. Selama karantina di wisma atlet mereka tidak diperbolehkan keluar sama sekali dan dijaga pihak TNI.

Selanjutnya : Dijaga TNI

Halaman 1 dari 3

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00