Siswa Baru di Tahun Ajaran Baru Tetap Belajar dari Rumah

KBRN, Palangka Raya: Kota Palangka Raya secara bertahap akan menuju tatanan kehidupan baru (new normal). Dunia pendidikan menjadi salah satu yang mau tidak mau harus beradaptasi dengan perubahan. Sistem pembelajaran selama masa Pandemi Covid-19 juga harus diatur serius agar tidak terjadi penyebaran virus corona di sekolah.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Menteng, Hj. Norliana, mengatakan untuk saat ini pihaknya masih berharap agar siswa-siswi tetap belajar dari rumah. Khususnya saat ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Palangka Raya masih terus bertambah.

“Harapan kami seperti itu pemerintah benar-benar bijak, membuat anak-anak kita tetap di rumah saja. Tapi kami sekolah pasti mengikuti anjuran pemerintah,” ujar Hj. Norliana kepada RRI, Senin (15/06/2020).

Menurut Hj. Norliana, dari edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang disampaikan Dinas Pendidikan, siswa-siswi akan tetap belajar dari rumah meski sudah mulai diberlakukan tatanan kehidupan baru. Dikatakan, apabila tidak diperpanjang, proses belajar dari rumah dilakukan hingga Desember. Kepala Sekolah SD Negeri 4 Menteng ini mengatakan siswa-siswi baru nantinya langsung akan mengikuti proses belajar dari rumah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah, mengatakan diperlukan kehati-hatian dalam mengambil sikap pada situasi Pandemi Covid-19 saat ini. Menurutnya hingga kini pihaknya juga masih menunggu arahan dari Kemendikbud, Kemenkes, maupun dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pusat. 

“Akan dibatasi siswanya. Memang betul-betul ekstra lah kalau mau New Normal. Apakah nanti kita bagi per shift. Wacana itu ada disiapkan. Kalau sudah diputuskan di Palangka Raya suka tidak suka,” ujarnya.

Namun menurut Akhmad Fauliansyah hingga saat ini belum ada informasi resmi tentang ketetapan tatanan kehidupan baru di Kota Palangka Raya. Dikatakan semua pihak berharap Pandemi Covid-19 dapat segera berlalu, namun kenyataan bahwa semua masih dalam proses.

Lebih lanjut dikatakan perubahan tentu memang berat untuk dilakukan. Apalagi di dunia pendidikan yang memiliki banyak aspek yang harus disesuaikan untuk sebuah tatanan kehidupan baru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00